Akurat Logo

Indonesia Tak Bisa Lagi Cuma Jual Sumber Daya Alam, Ini yang Dicari Investor Asing Menuju 2027

Idham Nur Indrajaya | 15 September 2026, 06:55 WIB
Indonesia Tak Bisa Lagi Cuma Jual Sumber Daya Alam, Ini yang Dicari Investor Asing Menuju 2027
Investor asing di Indonesia tak lagi hanya mencari SDA. Ini yang dibutuhkan menuju 2027: manufaktur, teknologi, rantai pasok, dan regulasi. - Ilustrasi: Gemini Google

AKURAT.CO Indonesia punya sesuatu yang dicari banyak negara: sumber daya alam melimpah dan pasar domestik yang besar. Namun, dua modal tersebut tidak lagi cukup untuk membuat investor asing memilih Indonesia sebagai tempat membangun bisnis jangka panjang.

Menuju 2027, investor asing di Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar akses terhadap nikel, mineral, energi, atau konsumen. Mereka mencari ekosistem yang memungkinkan bisnis berproduksi secara efisien, mendapatkan pemasok, mengakses teknologi, mengirim barang, memperoleh tenaga kerja, dan menjalankan usaha dengan kepastian regulasi.

Dengan kata lain, sumber daya alam bisa menjadi alasan investor datang. Namun, rantai pasok, manufaktur, teknologi, infrastruktur, dan kepastian berusaha akan menentukan apakah mereka mau memperbesar investasi.

Perubahan tersebut terlihat dari semakin pentingnya strategi diversifikasi rantai pasok global. Dalam forum The Indonesia Equation: Risks, Returns and the Road to 2027 yang digelar Bank DBS Indonesia, disebutkan investasi asing langsung (PMA) ke Asia Tenggara meningkat dari sekitar US$225 miliar pada 2024 menjadi hampir US$250 miliar pada 2025.

Angka tersebut menunjukkan bahwa modal global masih mencari lokasi baru untuk produksi dan ekspansi. Persoalannya, Indonesia bukan satu-satunya negara yang mengincar modal tersebut.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.