Akurat
Pemprov Sumsel

Mubadala Energy Tambah Aset Andaman, Perkuat Cadangan Gas RI

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 27 Maret 2026, 09:50 WIB
Mubadala Energy Tambah Aset Andaman, Perkuat Cadangan Gas RI
ilustrasi blok migas

AKURAT.CO Mubadala Energy, perusahaan energi internasional yang berkantor pusat di Abu Dhabi, mengumumkan telah memperoleh wilayah kerja eksplorasi Southwest Andaman berdasarkan skema Kontrak Kerja Sama Gross Split.

Wilayah Kerja tersebut diberikan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi sebagai bagian dari lelang wilayah kerja minyak dan gas bumi tahap II tahun 2025. Mubadala Energy akan memegang 100% hak partisipasi sekaligus menjadi operator Wilayah Kerja tersebut.

Berada berdampingan dengan Wilayah Kerja Mubadala Energy di Andaman, Wilayah Kerja Southwest Andaman menjadi tambahan strategis bagi portofolio perusahaan yang juga mencakup Wilayah Kerja South Andaman, Central Andaman, dan Andaman II.

Baca Juga: Mubadala Energy–PLN EPI Teken HoA Pasokan Gas Andaman untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Perolehan ini merupakan hasil perjalanan teknis dan komersial yang panjang sejak peluang Southwest Andaman pertama kali diidentifikasi pada tahun 2022.

Joint Study Agreement (JSA) disepakati pada 2023 dan diselesaikan pada November 2024, diikuti dengan pengajuan penawaran pada November 2025.

Managing Director and Chief Executive Officer of Mubadala Energy, Mansoor Mohamed Al Hamed menyampaikan, perolehan Wilayah Kerja Southwest Andaman ini menjadi bukti keyakinan teknis tim kami, keahlian eksplorasi laut dalam, serta semangat pertumbuhan perusahaan.

Kami memiliki pemahaman mendalam terhadap cekungan Andaman, dan perolehan ini memperkuat rangkaian temuan strategis multi-TCF kami di Layaran, Tangkulo, dan Timpan. Kami berkomitmen penuh untuk membuka potensi gas di kawasan ini yang sejalan dengan strategi pertumbuhan perusahaan serta mendukung prioritas ketahanan energi Indonesia,” kata Mansoor dalam keterangannya, Kamis (26/3/2026).

Secara geologi, Southwest Andaman merupakan kelanjutan alami dari Bampo DHI play yang telah terbukti, yang juga menjadi dasar keberhasilan pengeboran terakhir perusahaan, termasuk temuan besar di sumur Layaran1 dan Tangkulo1 di South Andaman.

Baca Juga: Kado Tutup Tahun 2023, Mubadala Energy Temukan Cadangan Gas Jumbo 6 tcf di WK Andaman Selatan

Di area ini, Mubadala Energy terus menunjukkan kemajuan menuju target gas pertama sebelum akhir 2028.

Di sisi lain, President Director of Mubadala Energy Indonesia, Abdulla Bu Ali menurut bahwa perolehan ini menjadi langkah penting dan mencerminkan kepercayaan berkelanjutan Pemerintah Indonesia kepada Mubadala Energy sebagai mitra jangka panjang yang berkomitmen.

“Seiring berjalannya program kerja, kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan Ditjen MIGAS, SKK Migas, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memaksimalkan manfaat Wilayah Kerja ini bagi masa depan energi Indonesia dan komunitas tempat kami beroperasi,” ujarnya.

Pengeboran eksplorasi pertama di Southwest Andaman diharapkan dapat dilaksanakan pada fase eksplorasi kedua (tahun keempat hingga keenam).

Pelaksanaannya akan direncanakan setelah akuisisi dan interpretasi penuh atas data seismik 3D terbaru, sesuai komitmen KKS serta sejalan dengan kegiatan Mubadala Energy di portofolio Andaman.

Portofolio Andaman Mubadala Energy kini mencakup lima Wilayah Kerja yaitu South Andaman, Central Andaman, Andaman I, Andaman II, dan Southwest Andaman.

Keseluruhan proyek tersebut menempatkan Mubadala Energy sebagai perusahaan eksplorasi terbesar dan paling aktif di cekungan tersebut, dengan sumber daya multiTCF yang telah ditemukan serta prospek eksplorasi berkualitas tinggi yang terus berkembang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.