Teddy Syach Ceritakan Kronologi Rina Gunawan Jatuh Sakit Sebelum Meninggal Dunia

AKURAT.CO, Jenazah artis sekaligus pengusaha Wedding Organizer (WO) Rina Gunawan telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (3/3) pagi.
Prosesi pemakaman jenazah presenter kondang itu memberlakukan protokol kesehatan covid-19. Proses pemakaman digelar pukul 08.35 WIB.
Sang suami, Teddy Syach dan beberapa petugas medis tampak mengenakan alat pelindung diri (APD).
Almarhum Rina Gunawan dimakamkan seliang lahat dengan makam ayahnya, TB Atik Junaedi. Hal tersebut, dilakukan agar memudahkan ibunda Rina Gunawan saat berziarah.
Soal sakit, Teddy Syach mengatakan tidak tahu persis darimana Rina Gunawan bisa terpapar Covid-19.
Hanya saja, Teddy Syah menjelaskan sebelum jatuh sakit, Rina Gunawan alami kelelahan luar biasa karena sibuk mengurusi WO-nya yang lagi banyak pesanan.
"Jadi dimulai memang ada kegiatan yang cukup padat jadi beliau kecapean untuk beberapa kali mengurusi acara," kata Teddy Syah di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (3/3/2021).
"Puncaknya saat istirahat justru selesai acara yang terakhir nggak tahu terpaparnya dari mana," lanjut dia.
Rupanya Rina Gunawan kena Covid-19 berikut teman WO-nya. Namun menurut Teddy, Rina-lah yang terparah.
"Yang lain itu sudah sembuh semua orang kantornya. Karena kebetulan Rina mempunyai penyakit bawaan sinus ada sesak nafas asma juga," ujar Teddy.
"Jadi ketika terserang Covid-19 ya cukup berat buat beliau. Sampai seminggu terpisahkan," tambahnya.
Waktu itu keluarga memutuskan membawa Rina Gunawan ke RSPP Simprug, Jakarta untuk menjalani perawatan.
Dirumah sakit, Teddy menjelaskan Rina sempat dipasang alat ventilator untuk bantuan pernapasan. Ventilator dipasang, tiga hari sebelum Rina meninggal dunia.
Sejak dirawat di ICU RSPP Simprug, Teddy Syah mengaku belum sempat bertemu Rina Gunawan.
"Karena dari awal begitu masuk beliau di ICU jadi nggak bisa ketemu. Kita tetap berkomunikasi sampai pemasang vetilator 3 hari belakangan ini," ujar Teddy yang juga merupakan aktor itu.
"Pas belakangan karena beliau harus bernafas mandiri dan karena udah kecapean jadi dibantu peralatan nafas dan lain-lain," sambung Teddy.
Selama dirumah sakit, Teddy mengaku sempat meminta Rina agar istirahat total.
Bahkan Teddy mengatakan sempat pula melarang Rina jangan pegang handphone untuk urusi pekerjaan.
"Selama ini komunikasi cuman WA dan videocall. Tapi karena intensitas kerja terlalu tinggi jadi saya juga melarang (pegang hp), harusnya dia istirahat," jelas Teddy.
"Tetapi sempat stabil beberarapa hari lalu," kata Teddy.
Takdir rupanya berkata lain, Rina Gunawan menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa (2/3/2021) sekitar pukul 18.45 WIB di rumah sakit.
Namun Teddy Syah belum dapat memastikan apakah Rina meninggal dunia karena Covid-19 atau bukan. Sebab, ia mengaku masih menunggu hasil tesnya yang belum keluar.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal



