Kylie Jenner Banjir Kritikan Usai Beri Dukungan Israel Lewat Postingan Instagram

AKURAT.CO Kylie Jenner, seorang selebriti dan pengusaha asal Amerika Serikat, mendapat kritik dari warganet setelah ia memposting foto dukungan untuk Israel di Instagram dan kemudian menghapusnya.
Postingan tersebut muncul setelah serangan Hamas yang menewaskan ratusan orang. Jenner membagikan foto tersebut dari akun pro-Israel @StandWithUs yang menampilkan bendera Israel dan tulisan "Now and always, we stand with the people of Israel!".
Namun, Jenner menghapus postingan tersebut dalam waktu satu jam setelah mendapat kritik dari beberapa pengikutnya di Instagram. Beberapa pengguna media sosial mengecam Jenner karena terlibat dalam politik dan mendukung Israel, sementara Palestina telah menderita selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Hamas Terbuka Untuk Perundingan Gencatan Senjata Dengan Israel
Beberapa pengguna media sosial juga menunjukkan kekhawatiran bahwa postingan Jenner dapat memicu konflik antara Jenner dan supermodel Bella Hadid, yang merupakan pendukung hak Palestina.
Kritik yang diterima Jenner menunjukkan pentingnya memahami konteks politik sebelum berbicara atau memposting di media sosial.
Konflik Israel dan Palestina adalah masalah yang kompleks dan sensitif, dan dukungan untuk salah satu pihak dapat memicu reaksi yang kuat dari kelompok lain.
Sebagai publik figur dengan jutaan pengikut, Jenner memiliki tanggung jawab untuk mempertimbangkan dampak dari tindakannya di media sosial.
Namun, Jenner juga mendapat dukungan dari beberapa pengikutnya yang memahami bahwa dukungan untuk Israel tidak selalu berarti tidak mendukung Palestina.
Baca Juga: Dampak Konflik Israel-Palestina, UEFA Tunda Kualifikasi Piala Eropa Di Tel Aviv
Beberapa pengguna media sosial juga menunjukkan bahwa Jenner mungkin tidak sepenuhnya memahami konteks politik konflik Israel dan Palestina, dan kritik yang ia terima seharusnya lebih bersifat edukatif daripada menyerang.
Dalam situasi seperti ini, penting bagi publik figur untuk mempertimbangkan dampak dari tindakan mereka di media sosial dan memahami konteks politik sebelum berbicara atau memposting.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






