Kisah Remaja Penyanyi Pink, Hampir Meninggal Akibat Overdosis Obat-obatan

AKURAT.CO Alecia Beth Moore atau akrab dikenal dengan nama Pink merupakan seorang penyanyi, penulis lagu dan aktris sukses asal Amerika Serikat.
Ia telah berkarier di industri musik selama lebih dari dua dekade. Namun perjalanan hidupnya sebelum sukses ini, ia pernah menghadapi situasi hampir mati karena kenakalannya saat remaja.
Dikutip dari beberapa sumber, Pink mengaku pernah hampir meninggal dunia akibat mengonsumsi obat-obatan terlarang yang berlebihan atau overdosis.
Pengalaman ini ia ceritakan dalam sebuah program bernama 60 Minutes yang dipandu oleh Cecilia Vega.
Pada saat itu, Pink nekat mengonsumsi obat-obatan terlarang karena hidup bersama dengan orang tua yang saling membenci. Ia juga mengungkapkan bahwa kedua orang tuanya seringkali berteriak hingga melempar barang satu sama lain.
Kemudian Pink merasa tertekan dan melampiaskan semua perasaannya dengan berubah menjadi sosok anak punk. Bahkan ia diketahui mulai mencoba mengonsumsi dan mengedarkan obat-obatan terlarang itu.
Ketika Pink berada dalam sebuah pesta untuk merayakan hari Thanksgiving tahun 1995, ia mengonsumsi terlalu banyak berbagai jenis obat narkoba.
Oleh karena itu, ia mengalami overdosis usai memakai ekstasi, Angel Dust, sabu dan sebagainya.
Setelah kejadian yang menimpanya, Pink tersadar dan mulai berhenti mengonsumsi serta menjual obat-obatan terlarang lagi.
Beberapa hari pasca overdosis, Pink berhasil mendapatkan kontrak rekaman pertamanya bersama grup vokal yang bernama Choice. Sebuah grup R&B asal Amerika Serikat yang beranggotakan Chrissy Conway, Sharon Flanagan dan Alecia Moore alias Pink.
Kemudian, Pink memutuskan untuk memulai karier solonya dengan album Can’t Take Me Home pada tahun 2000. Album bergenre R&B tersebut berhasil menempatkan dua lagu ke posisi 10 besar Billboard Hot 100 yaitu There You Go dan Most Girls.
Berkat kesuksesannya itu, ia berhasil bertahan menjadi seorang penyanyi hingga saat ini.
Di sisi lain, Pink memulai Trustfall Tour di Amerika Serikat pada 12 Oktober 2023, setelah menyelesaikan rangkaian tur Karnaval Musim Panasnya.
Namun ia dikabarkan telah membatalkan sejumlah pertunjukan karena mengidap infeksi saluran pernapasan.
Masalah kesehatan yang dialami oleh Pink bukan kali pertama karena sebelumnya ia juga harus menunda dan menjadwal ulang pertunjukan di Dallas pada 29 September 2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







