Angger Dimas Belum Dapatkan Jawaban Soal Motif Kematian Putranya, Pasrah Perihal Waktu
Sri Agustina | 28 Februari 2024, 17:52 WIB

AKURAT.CO Kepolisian Polda Metro Jaya telah menggelar rekonstruksi kematian Raden Andante Khalif Pramudityo di Kolam Renang Tirta Mas, Jakarta Timur.
"Adegan yang diperagakan, sejumlah 102 adegan, yang mana dari 102 adegan terdapat 69 adegan tersangka sebanyak 12 kali mencoba untuk menenggelamkan korban. Jadi total adegan yang kita laksanakan sebanyak 115 adegan," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra di kolam renang Tirtamas, Jakarta Timur, Rabu (28/2/2024).
Pada momen rekonstruksi, hadir orang tua Dante, Tamara Tyasmara dan juga Angger Dimas.
Angger Dimas turut menyaksikan jalannya rekonstruksi di lokasi yang sudah ditentukan polisi.
"Ya, saya lihat dari tempat berbeda. Kita lihat ke depannya aja gimana," ucap Angger Dimas.
Namun, meski sudah melakukan rekonstruksi, Angger Dimas belum mendapatkan jawaban terkait motif pembunuhan yang dilakukan Yudha Arfandi.
Dia mengaku tak ingin memaksa kepolisian mengungkap motif YA membunuh putranya.
"Kita tidak bisa mendorong polisi, polisi sudah bekerja secara profesional, saya butuh waktu ya," pungkasnya.
Seperti diketahui, Dante meninggal dunia pada Sabtu (27/1/2024) lalu di kolam renang kawasan Duren Sawit, Jakarta. Atas meninggalnya anak usia 6 tahun itu, polisi telah menetapkan satu orang tersangka yakni Yudha Arfandi.
Kini, tersangka telah ditahan di Mapolda Metro Jaya. Yudha dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 76 c juncto Pasal 80 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan atau Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, dan atau Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, dan atau Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebabkan Kematian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







