Mengenal Prosedur DSA yang Dijalani Inul Darasista dan Mas Adam

AKURAT.CO Penyanyi dangdut Inul Darasista membagikan kabar melalui Instagram pribadinya, @inul.d, Minggu (18/3/2024) bahwa dirinya dan suami tengah menjalani prosedur Digital Subtraction Angiography (DSA) dan imunoterapi bersama sang suami, Adam Suseno. Prosedur tersebut, Inul lakukan untuk tetap sehat dan bisa menemani anak satu-satunya hingga dewasa.
"Kita menjalani DSA plus imunotheraphy biar sehat gak ada yang sakit, tujuan kita biar awet sehat dan bisa nungguin anak kami satu-satunya sampai tuwek. Maklum, dapetnya susah 13 tahun dan usia kita sudah tidak muda lagi," tulis Inul Darasista di kolom caption.
Baca Juga: Diserang Buzzer, Inul Daratista: Sehat Semua Kan?
Selain menjalani prosedur DSA, Inul dan Adam menerapkan pola makan dan hidup sehat. Hal ini bertujuan agar mereka senantiasa sehat dan bisa terus bersama keluarganya.
Lantas, apa itu prosedur DSA yang dijalani Inul Darasista dan sang suami?
Dikutip dari Gleneagles Hospital, Senin (19/3/2024), Digital Subtraction Angiography (DSA) adalah prosedur diagnostik untuk melihat permukaan bagian dalam pembuluh darah (juga dikenal sebagai lumen). Prosedur ini bertujuan untuk melihat arteri, vena, dan ruang jantung.
DSA adalah teknik fluoroskopi (teknik yang menangkap gambar secara terus menerus) yang menggunakan mesin sinar-X yang kompleks dan dapat dipantau secara digital. Prosedur ini dilakukan menggunakan media kontras khusus atau 'pewarna' disuntikkan ke dalam darah pasien untuk membuat pembuluh darah lebih mudah dilihat.
Gambar akan diambil sebelum dan sesudah pewarna kontras disuntikkan. Untuk menyorot pembuluh darah, perangkat lunak digunakan untuk 'mengurangi' gambar pertama dari gambar kedua secara digital.
Mengapa perlu melakukan Digital Subtraction Angiography (DSA)?
DSA dapat dilakukan untuk mendiagnosis:
- Koneksi abnormal antara arteri dan vena
- Penyakit pembuluh darah, termasuk penyakit pembuluh darah obstruktif yang disebabkan oleh penyumbatan atau penyempitan lumen (bagian dalam) arteri dan vena.
- Aneurisma otak (terutama aneurisma intrakranial).
- Pembuluh darah berdarah.
Selain itu, prosedur DSA dapat digunakan untuk:
- Menilai sistem pembuluh darah tumor kanker.
- Berikan panduan visual untuk prosedur intervensi seperti angioplasti (balon) dan pemasangan stent pada pembuluh darah.
Baca Juga: Adam Suseno Dibandingkan dengan Adam Levine, Inul Daratista : Ya Lebih Baik Bojoku
Siapa yang tidak boleh menjalani angiografi pengurangan digital (DSA)?
Namun, prosedur DSA kemungkinan tidak cocok bagi mereka yang memiliki fungsi ginjal yang buruk dan sangat sensitif terhadap media kontras beryodium.
Meskipun tergolong aman, prosedur DSA mungkin saja menimbulkan reaksi berupa alergi terhadap media kontras, pendarah dari tempat suntikan dan efek berbahaya bagi pada organ lain seperti ginjal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







