Rekam Jejak dan Penyebab Meninggalnya Galang Rambu Anarki, Siapanya Iwan Fals?

AKURAT.CO Galang Rambu Anarki merupakan putra sulung Iwan Fals yang baru-baru ini jadi perhatian mengenai penyebab meninggalnya.
Selain sebagai anak, ternyata Galang Rambu Anarki juga menjadi karya dari Iwan Fals yang lagunya menjadi populer sejak dirilis pada tahun 1982.
Judul lagu dalam album Opini berjudul Galang Rambu Anarki yang berdurasi 3 menit 53 detik, memang diambil dari nama anak Iwan Fals.
Mengutip berbagai sumber, Kamis (4/4/2024), berikut ini profil dan penyebab meninggalnya Galang Rambu Anarki hingga dijadikan sebuah lagu.
Baca Juga: Profil Erni Sugiyanti, Anggota DPRD Jabar yang Meninggal Dunia Usai Kecelakaan di Tol Cipali
Profil Galang Rambu Anarki
Galang Rambu Anarki merupakan seorang musisi yang lahir pada 1 Januari 1982 dan sudah meninggal pada 25 April 1997.
Tak banyak orang yang tahu, Galang adalah putra pertama Iwan Fals, kakak dari Annisa Cikal Rambu Basae dan Raya Rambu Robbani.
Galang Rambu Anarki tumbuh dalam keluarga musisi yang sukses, dan dia mahir bermain gitar. Bahkan Galang sempat membuat album bersama grup musik Bunga.
Namun, tiba-tiba saja muncul kabar putra Iwan Fals yang terkenal cukup tampan itu justru ditemukan meninggal di kamar pribadi.
Baca Juga: Profil Nirina Zubir, Aktris Cantik Jadi Sorotan Publik Ribut dengan Kuasa Hukum Mantan ART Ibunya
Tak heran kasus kematiannya menjadi misteri bagi masyarakat, karena dia dikenal dengan status lajang yang sebelumnya pernah menjalin hubungan asmara dengan Ine Febriyanti.
Galang Rambu Anarki meninggal di usianya yang terbilang muda, 15 tahun, ketika kariernya sedang naik.
Beberapa orang mengatakan bahwa penyebab Galang Rambu Anarki meninggal yaitu karena asma.
Namun di sisi lain, ada juga orang-orang yang mengatakan bahwa dia meninggal karena terlalu banyak konsumsi narkoba.
Putra sulung Iwan Fals tersebut dimakamkan di halaman pribadi rumahnya di Leuwinanggung, Bogor.
Kepergian pria muda yang memutuskan untuk meninggalkan sekolah menengah atas (SMA) dan memilih bermusik ini disambut dengan duka.
Berdasarkan album yang sempat dibuat oleh Iwan Fals berjudul "Untukmu, Galang" memiliki makna yang dalam.
Seperti pada bagian lirik "Maafkan kedua orangtuamu. Kalau tak mampu beli susu. BBM naik tinggi. Susu tak terbeli orang pintar tarik subsidi. Mungkin bayi kurang gizi,".
Iwan Fals berharap sang putra bisa menyerupai Pulau Galang, yang dapat menampung semua penderitaan dan impian masa depan.
Itulah profil Galang Rambu Anarki yang masih dikenang hingga saat ini, khususnya dari lagunya yang dicintai banyak orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









