Ada Rayyanza, Program Sahur Keluarga Raffi Ahmad Kena Tegur KPI
Sri Agustina | 5 April 2024, 14:02 WIB

AKURAT.CO Program Sahur keluarga Raffi Ahmad yang tayang di stasiun televisi mendapatkan teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Dalam Instagram pribadi Raffi dan Nagita, pasangan dari dua anak itu, mengaku pemberhentian program tersebut karena adanya kesalahan teknis.
"Sahur guys, kita biasanya acara sahur, tapi karena satu dan lain hal, ada masalah teknis yang memang bukan karena masalah performa, bukan masalah apapun tapi masalah teknis, enggak apa-apa, yang penting semangat," ujar Raffi Ahmad dikutip dari YouTube RANS Entertainment, Jumat, (5/4/2024).
Baca Juga: Raffi Ahmad Boyong Keluarga ke Qatar, Rayyanza Dipuji Tapi Nagita Slavina Dicibir, Kenapa?
Sementara itu, KPI dalam Instagram officialnya mengatakan bahwa Rayyanza muncul di program sahur tersebut pada tanggal 13 dan 14 Maret 2024.
"Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat memutuskan memberikan sanksi administratif berupa teguran tertulis kepada dua program siaran," tulis KPI.
"Pertama pada program siaran "SauRans di NET TV" tayangan yang disiarkan pada tanggal 13-14 Maret 2024 mulai pukul 03.49 WIB dengan klasifikasi R13, namun secara langsung menampilkan anak di bawah umur," papar KPI.
Sedangkan beberapa waktu lalu, Raffi mengaku bahwa dirinya tak pernah memaksakan putranya untuk tampil dalam program itu.
"Enggak, itu kan sahurnya di rumah, kalau misalnya Rafathar sahur, jadi semua ikutan pada bangun ya mereka dari lantai atas rumah tinggal ke bawah,” kata Raffi.
“Namanya juga kalau si Cipung suka ngelihatin, kalau bangun suka ngelihatin, suka di televisi dia turun ke bawah. Rafathar juga sama, jadi mereka turun-naik tangga rumah aja. Kalau tidurnya enggak bangun, ya enggak ikutan syuting,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








