AKURAT.CO Penyanyi Agnez Mo kini mulai gerah dengan orang-orang yang berusaha mengganggu hidupnya dengan memfitnahnya.
Tak tinggal diam, Agnez Mo akan mulai memikirkan untuk mengambil langkah hukum.
"Pertama-tama, jika ada orang yang mencoba membuat cerita seolah-olah saya mengatakan sesuatu yang tidak saya katakan, saya AKAN meminta tim hukum saya menghubungi Anda," tulis Agnez Mo dikutip dari Instagram storynya, Sabtu (18/5/2024).
"Jadi anda memiliki 24 jam untuk mengeluarkan permintaan maaf publik dan menghilangkan hoax provokatif Anda," katanya lagi.
Belum diketahui pasti mengapa pelantun lagu Tak Ada Logika itu, merasa difitnah.
Namun dalam sosial media, nampak berseliweran unggahan video saat Agnez Mo melakukan live dan tak sengaja memerlihatkan dirinya tengah minum produk yang pro Israel.
"Lagi live sambil minum Starbucks, ada yang fitnah kalau pada ngingetin di live commentnya Starbucks Israel, boikot, tapi Agnez-nya bilang bodo amat kalau istilah Indonya," kata netizen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









