Jelang Pernikahan, Chand Kelvin Tunda Terima Tawaran Syuting
Sri Agustina | 2 Juli 2024, 17:20 WIB

AKURAT.CO Pernikahan Chand Kelvin dan Dea Sahirah tinggal menghitung waktu. Keduanya juga sama-sama sudah menggelar pengajian.
Dalam menuju pernikahannya, Chand Kelvin mengaku sempat menolak tawaran untuk syuting.
"Dari kemarin saya dapat beberapa tawaran syuting regular itu saya nggak ambil karena saya fokus dulu disini," ujar Chand Kelvin di kawasan Jatikramat, Bekasi, baru-baru ini.
"Karena target saya cukup banyak, nikah terus lulus kuliah sebelum nikah dan ada beberapa target yang lagi saya lakukan," tambahnya.
Pria bernama asli Chandra Adi Prakoso ini menuturkan kalau semua persiapan pernikahannya sudah hampir selesai.
"Persiapan semuanya sudah hampir semua disiapkan dan juga lagi dilakukan," ucapnya.
Kini ia hanya bisa berharap bahwa niat baiknya dengan Dea bisa berjalan dengan lancar dan tercukupi hingga hari bahagia mereka nanti.
"Semoga lancar sampai hari H, tercukupi semuanya. Dan yang paling penting berusaha, ikhtiar, dan minta doa untuk teman-teman semua," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









