Donny Fattah Bassist God Bless Harus Konsumsi 32 Obat Sehari karena Tiga Penyakit

AKURAT.CO, Salah satu personel God Bless, Donny Fattah membicarakan soal kondisi kesehatannya yang belakangan diketahui tengah mengidap sarcopenia, penyumbatan vaskuler dan autoimun.
Sarcopenia adalah penyakit otot rangka progresif yang ditandai dengan hilangnya massa otot dan kekuatan otot secara bertahap.
Sementara, penyumbatan vaskuler adalah penyumbatan pada pembuluh darah yang dapat terjadi di berbagai bagian tubuh.
Baca Juga: Kisah Donny Fattah, Musisi Legendaris Yang Kini Konsumsi Lebih Dari 20 Obat Jantung Tiap Hari
Saat ini, Donny Fattah mengaku kondisinya pada sebagian tubuh masih normal.
Sementara pada bagian pinggang hingga ke kaki, Donny merasa masih cukup lemah.
"Alhamdulillah kalau buat tubuh bagian atas saya normal, baik sekali. Saya kena itu dari pinggang ke bawah. Jadi itu agak lemah karena jadi ada tiga penyakit, sarcopenia pengecilan otot kaki, kemudian penyumbatan vaskuler dan autoimun," ujar Donny saat ditemui di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2025).
Untuk menunjang aktifitasnya, Donny pun harus dibantu dengan tongkat lantaran kakinya yang sudah agak melemah.
"Itu semua dari pinggang ke bawah, kalau atas ya saya 100 persen normal," kata Donny.
"Ya memang makanya saya dibantu tongkat," sambungnya.
Baca Juga: Peringati 50 Tahun Bermusik, God Bless Gelar Pameran di Galeri Nasional Indonesia
Donny Fattah juga menceritakan saat ini dirinya harus rutin minum obat. Dalam satu hari saja, dirinya harus menelan 32 butir obat.
"Dapat banyak obat sih justru terlalu banyak obat. Saya sehari minum tiap hari 32 jenis obat untuk tiga penyakit tadi tapi ya campur, ada vitamin, ada obat kimia. Sudah berjalan hampir dua tahun sebenernya," bebernya.
"Sehari (konsumsi 32 obat). Sehari semalam 24 jam," sambungnya.
Banyaknya obat yang dikonsumsi tersebut kemudian menimbulkan efek tersendiri bagi Donny. Salah satunya, dia kerap merasa pusing hingga pandangan kabur.
"Banyak efeknya. Ini lebih berat kan daripada penyakitnya. Kadang pusing, mata kabur kadang-kadang. Banyaklah efek sampingnya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







