AKURAT.CO, Aktris Marshanda akhirnya menjawab tegas soal dirinya yang dituding telah pindah agama.
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Anak, Inara Rusli Kembali Akting, Langsung Main dengan Marshanda
Tak tinggal diam, Marshanda akhirnya memberikan klarifikasi lewat video yang dia buat khusus untuk menjawab pertanyaan netizen.
"Pas gue bikin QnA di story ada yang nanya, 'Kak Chacha memangnya sekarang pindah agama ya?" Dan gue mau menggunakan video ini untuk menjawab pertanyaan itu," ujar Marshanda dalam unggahannya dikutip Sabtu (14/6/2025).
Ibu satu anak itu, enggan membeberkan secara jelas terkait tudingan itu. Namun dirinya menjabarkan dalam spiritual yang dia ketahui.
"Jawabannya adalah, gue enggak mau ngomongin agama. Karena gue percaya yang namanya agama itu pasti mengajarkan kebaikan," ucapnya.
"Menarik deh, gue lihat ya, banyak sekali orang-orang yang beranggapan, orang yang melakukan ritual agama dengan rajin, itu sudah pasti adalah orang yang dianggap spiritual atau beragama bagus," sambungnya.
Menurutnya, meski melakukan gerakan-gerakan ritual agama namun tak dilandasi dengan niat maka akan percuma.
"Padahal, that’s not the case atau belum tentu. Karena kalau kita melakukan ritual, ya hanya gerakan-gerakan aja tanpa intensi, niat, dan kesungguhan, maka tidak ada nilainya," bebernya.
Bagi sang aktris, spiritualitas sejati tercermin dari penerimaan dan rasa percaya kepada Tuhan, terutama saat menghadapi kesulitan hidup.
"Orang yang tidak spiritual, ciri-cirinya adalah dia adalah kita, karena kita manusia juga ya, enggak sempurna. Kita yang lagi sering komplain, kita yang tidak percaya bahwa rencana yang Allah buat untuk kita itu adalah yang terbaik," jelasnya.
"Gimana caranya kita bisa melakukan aktivitas ritual-ritual yang mengagungkan kebaikan Tuhan, kalau kita enggak percaya Tuhan ngasih yang baik-baik buat kita. Spirituality adalah keberbandinglurusannya, positive thinking kita sama Allah, dan penerimaan kita terhadap hidup kita," tambahnya.
Baca Juga: Ini Dia Jawaban Anak Marshanda Saat Ditanya Mantap Berhijab
Baginya, perbedaan keyakinan adalah hal yang wajar dan tidak semestinya menjadi alasan untuk merasa paling benar atau bahkan menciptakan konflik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









