Sidang Wanprestasi Ditunda, Dokter Reza Gladys Tutup Pintu Damai

AKURAT.CO Sidang dugaan wanprestasi yang dilayangkan oleh Nikita Mirzani kembali lagi harus mengalami penundaan.
Sidang yang beragendakan mediasi itu sejatinya digelar hari ini, Kamis (19/6/2025) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Baca Juga: Nikita Mirzani Ditahan di Rutan Pondok Bambu, Kepala Rutan: Tak Ada Perlakuan Istimewa
Hakim mediator kini menyarankan pihak terkait untuk membuat proposal perdamaian.
Namun pihak Reza Gladys kini sudah menutup rapat pintu damai.
"Jadi kami tegaskan bahwa klien kami, dokter Reza saat ini patuh dan taat atas peraturan Mahkamah Agung untuk melakukan mediasi. Mediasi tentu kami laksanakan, tapi dengan kami pastikan, kami tidak mau berdamai," ujar Surya Bakti Batubara saat ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (19/6/2025).
"Tegas kami katakan bahwa klien kami tidak mau berdamai silakan proses hukum dijalankan sebagaimana mestinya. Jadi tidak alasan takut atau tidak," sambung Surya.
Sebagaimana diketahui, Nikita Mirzani bersama asistennya, Ismail Marzuki alias Mail Syahputra menjadi tersangka atas laporan pemerasan terhadap Reza Gladys yang diajukan 3 Desember 2024 lalu.
Nikita Mirzani dan Mail Syahputra dikenakan Pasal 27B ayat (2) dan Pasal 45 ayat (1) UU No. 1 Tahun 2024 tentang ITE dengan ancaman 6 tahun penjara, Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman 9 tahun penjara, serta Pasal 3, 4 dan 5 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman 20 tahun penjara.
Baca Juga: Film Syirik: Danyang Laut Selatan Tayang 19 Juni, Ada Nikita Mirzani hingga Donny Alamsyah
Sejak 5 Juni 2025 lalu, Nikita Mirzani telah dilimpahkan ke Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur sementara Mail Syahputra telah dilimpahkan ke Rutan Cipinang, Jakarta Timur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








