Aji Darmaji Luruskan Isu Anak Sulung Mpok Alpa Kabur karena Warisan

AKURAT.CO Kepergian komedian Nina Carolina alias Mpok Alpa masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Mpok Alpa meninggal dunia pada Jumat, 15 Agustus 2025, setelah lama berjuang melawan penyakit kanker payudara yang diidapnya.
Sejak itu, sang suami, Aji Darmaji, memikul tanggung jawab besar untuk membesarkan dan menata masa depan keempat anak mereka seorang diri.
Baca Juga: Nunung Ungkap Kondisi Mendiang Mpok Alpa, Gagal Operasi di Malaysia
Di tengah proses penetapan ahli waris yang tengah berjalan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, publik sempat dikejutkan oleh kabar hilangnya Sherly, putri sulung almarhumah. Isu tersebut memicu spekulasi liar, seolah kepergian Sherly berkaitan dengan konflik keluarga dan persoalan harta warisan.
Menanggapi kabar tersebut, Aji Darmaji akhirnya memberikan klarifikasi. Dia membenarkan bahwa sempat kehilangan kontak dengan Sherly selama beberapa hari, yang membuatnya merasa khawatir sebagai orang tua.
Setelah ditelusuri, diketahui bahwa Sherly ternyata menginap di rumah temannya dan berada dalam kondisi baik-baik saja.
Aji menegaskan bahwa kepergian putrinya sama sekali tidak berhubungan dengan proses hukum penetapan ahli waris.
Menurutnya, hal tersebut lebih disebabkan oleh dinamika emosi seorang remaja yang tengah memasuki fase pendewasaan.
"Namanya kan anaknya udah puberty ya, ini udah mulai tumbuh dewasa. Mungkin ada masalah tentang pribadi, tentang hati, atau tentang pekerjaan kayak gitu kan, atau tentang pelajaran kayak gitu kan," kata Aji Darmaji saat ditemui di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, belum lama ini.
Dia kembali menekankan bahwa hubungan dirinya dengan Sherly tetap berjalan baik dan tidak ada konflik keluarga seperti yang banyak dispekulasikan.
"Tapi dia baik-baik saja di rumah temannya kayak gitu. Enggak ada masalah apa-apa, enggak ada sangkut pautnya tentang hubungan ini kayak gitu," tegas Aji.
Kini, Aji Darmaji mengaku lega setelah Majelis Hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan mengabulkan permohonan penetapan ahli waris yang dia ajukan.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Perjalanan Karier Mpok Alpa, Pernah Manggung Dibayar Rp5 Ribu Kini Bergelimang Harta
Dirinya menegaskan bahwa langkah tersebut diambil semata-mata demi kepastian hukum bagi masa depan anak-anaknya, bukan untuk menguasai harta peninggalan almarhumah.
"Merasa lega ya kan. Nanti ketika namanya umur enggak ada yang tahu, ketika nanti saya juga, saya atau siapa gitu ya kan, dipanggil Allah lebih dulu, anak-anak udah siap untuk bisa nerima hal-hal yang sifatnya tuh masing-masing tuh ada haknya, kayak gitu," tutur Aji.
Terkait pembagian aset peninggalan Mpok Alpa, Aji Darmaji memastikan akan bersikap adil dengan membagi rata harta tersebut kepada keempat anaknya, termasuk Sherly.
Sebagai informasi, Mpok Alpa resmi menikah dengan Aji Darmaji pada 2018, yang merupakan pernikahan keduanya.
Dari perjalanan rumah tangga tersebut, almarhumah meninggalkan empat orang anak, yakni Sherly sebagai anak sulung, Alfatih, serta sepasang bayi kembar laki-laki, Raffa Ahmad Darmadina dan Raffi Ahmad Darmadina, yang lahir pada Oktober 2024.
Kelahiran si kembar sempat menjadi perhatian publik lantaran nama mereka terinspirasi dari sosok Raffi Ahmad yang turut membantu biaya persalinan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








