Akurat
Pemprov Sumsel

Dua Bulan Kepergian Lula Lahfah, Reza Arap: Aku Izin Move On, Ya

Nuzulul Karamah | 30 Maret 2026, 19:28 WIB
Dua Bulan Kepergian Lula Lahfah, Reza Arap: Aku Izin Move On, Ya
Dua Bulan Kepergian Lula Lahfah, Reza Arap: Aku Izin Move On, Ya

AKURAT.CO, Keheningan panjang yang dijaga oleh Reza Arap pasca berpulangnya sang kekasih, selebgram Lula Lahfah, akhirnya pecah.

Tepat dua bulan setelah kepergian Lula yang ditemukan meninggal dunia di Apartemen Essence, Jakarta Selatan, pada 23 Januari 2026 lalu, personel grup musik Weird Genius tersebut akhirnya membuka suara dan membagikan memori kebersamaan mereka ke publik.

​Melalui unggahannya, pria dengan nama asli Reza Oktovian ini menyematkan kompilasi video dan foto manis mendiang, diiringi pesan panjang berbahasa Inggris.

Baca Juga: Reza Arap Ingin Kabulkan Permintaan Lula Lahfah: Pengin Gua Sukses ​

Dia mengutarakan rasa kehilangannya yang mendalam serta memuji kemurnian sosok sang kekasih.

​"Hai… sudah lama ya. Maaf aku belum pernah memposting apa pun tentang kamu, yang sebenarnya kamu juga tidak pernah butuhkan atau minta, tapi di sinilah aku. Aku hanya ingin menunjukkan kepada dunia salah satu jiwa paling murni yang pernah aku temui dalam hidupku," tulis Reza di unggahan Instagram pribadinya, Senin (30/3/2026).

​Lebih lanjut, Reza menggambarkan betapa sunyi dan beratnya hari-hari yang dia lalui. Dia bahkan tidak segan mengakui bahwa rasa kehilangannya membuatnya sering berbicara sendiri dengan benda-benda di sekitarnya hingga dianggap gila oleh orang lain.

​"Sudah terlalu berisik namun terlalu sepi di bawah sini. Aku menghabiskan hari-hari dengan berbicara sendiri, pada bangku taman, tembok, kelelawar, semut, burung, awan, bunga matahari. Orang-orang mengolok-olokku, mereka memanggilku gila," ucapnya.

​Kejadian tragis ini tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga meruntuhkan pertahanan dan ego Reza yang selama ini dikenal selalu memegang kendali atas hidupnya.

Baca Juga: Misteri 'Tabung Pink' di Apartemen Lula Lahfah: Ditemukan Kosong di Kamar ART, Bukan di Kamar Almarhumah ​

Kesedihan itu memaksanya melakukan hal-hal yang tak pernah dia sangka sebelumnya.

​"Aku berlutut, menangis, memohon, mencakar kuku ke lantai, dan hal yang paling tidak terduga oleh siapapun adalah, aku berdoa. Egoku hancur," katanya.

​Dalam ingatan Reza, Lula bukanlah sekadar pasangan.

Mendiang adalah sosok berani yang tulus pasang badan untuk memperbaiki pandangan publik terhadap Reza yang sempat memburuk.

Ironisnya, kepergian Lula terjadi tepat ketika mereka sedang merajut mimpi bersama.

​"Dengan 'image' aku yang udah hancur bertahun-tahun, tanpa aku minta, kamu badanin, kamu tabrak lurus dengan tulus, nunjukin ke semua orang kamu balikin itu semua 180 derajat. Eh pas lagi planning mimpi kita bareng... kamu langsung pergi aja gitu," bebernya.

​Di tengah rasa kehilangannya, Reza tetap menyampaikan rasa syukur sekaligus permintaan maaf atas segala kekurangan dirinya selama mereka merajut asmara.

​"Maaf aku banyak kurangnya dan salahnya. Itu adalah yang terbaik yang bisa aku berikan untukmu. Terima kasih untuk senyuman paling tulus, pelukan paling hangat, ciuman paling manis, dan hati baikmu yang kamu bagikan kepadaku dan semua orang di sini. Semua sayang kamu. Dulu, sekarang, dan seterusnya," imbuhnya.

​Kini, musisi dan konten kreator tersebut berusaha untuk bangkit. Dia menyadari bahwa tugasnya menjaga sang pujaan hati di dunia telah paripurna.

Langkah selanjutnya yang akan dia ambil adalah menyelesaikan proyek film sembari memohon restu kepada Lula untuk menata kembali kehidupannya.

​Sebagai bentuk penghormatan terakhirnya, Reza juga berjanji untuk berhenti mengeluh dan mulai memaksimalkan hidupnya sesuai dengan pesan yang pernah Lula sampaikan.

​"Tugas aku jagain kamu sudah selesai. Sisa satu lagi. Film kamu. Film kita dan anak-anak. Aku akan melakukan yang terbaik untuk itu. Aku... izin move on with my life ya, sayang," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.