Dituduh Curi Parfum hingga Uang Sarwendah, Ini Alasan Betrand Peto Belum Lapor Polisi

AKURAT.CO, Kabar miring tengah menerpa putra angkat Ruben Onsu dan Sarwendah, Betrand Peto.
Penyanyi muda yang akrab disapa Onyo tersebut mendadak jadi perbincangan netizen usai dituding mencuri parfum hingga sejumlah uang milik sang bunda, Sarwendah.
Menanggapi isu yang beredar liar di media sosial tersebut, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, akhirnya angkat bicara.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada pembicaraan formal terkait langkah hukum yang akan diambil.
Baca Juga: Aksi Unik Betrand Peto Bangunkan Ruben Onsu Sahur Pakai Kostum Spiderman, Komitmen 30 Hari Full
Minola menjelaskan bahwa situasi saat ini masih terpantau tenang di internal keluarga.
Dia mengaku belum menjalin komunikasi intens, baik dengan Betrand maupun pihak kuasa hukum Sarwendah mengenai tuduhan tersebut.
"Ya, saya belum ada komunikasi dengan Betrand, dan saya juga belum ada komunikasi dengan kuasa hukumnya ibundanya si Betrand ya," ungkap Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Karena belum adanya instruksi atau pembicaraan khusus, Minola pun belum bisa memberikan kepastian mengenai tindakan hukum ke depannya.
"Jadi kita enggak bisa sampaikan informasi apa pun karena memang ya... Kita belum diinformasikan apa-apa," lanjutnya.
Baca Juga: Kini Laki-laki Sendiri, Betrand Peto Siap Jaga Sarwendah
Pihak Ruben Onsu tampaknya memilih untuk tidak terlalu ambil pusing. Minola menilai bahwa baik Ruben maupun Betrand kemungkinan besar tidak ingin memperpanjang masalah ini, mengingat intensitas pemberitaan di media sosial yang perlahan mulai menurun.
"Kalau saya lihat ya, Ruben sama Betrand itu kan sudah tidak lagi mempersoalkan mengenai masalah adanya tuduhan mencuri parfum dan mencuri uang itu karena mungkin sudah... Beritanya sudah landai ya," jelas Minola.
Selain karena isu yang mulai mereda, ada alasan krusial yang membuat pihak Betrand enggan gegabah melapor ke pihak kepolisian.
Minola memaparkan adanya kekhawatiran bahwa sumber informasi fitnah tersebut justru berasal dari lingkungan internal rumah sendiri.
Jika laporan polisi dibuat, maka penyelidikan akan mengerucut pada orang-orang yang memiliki akses di dalam kediaman mereka.
"Kembali lagi, karena itu peristiwanya ada di dalam rumah, patut diduga siapapun yang menaikkan berita itu, mendapat informasinya dari orang rumah," papar Minola.
Hal inilah yang menjadi pertimbangan berat bagi Betrand. Dirinya khawatir jika kasus ini diproses secara hukum, hasil penyelidikan justru akan menyasar orang terdekat atau keluarga sendiri.
"Nah, jadi ini juga yang menjadi pertimbangan buat Betrand, takutnya nanti itu justru seperti bumerang. Ya, melaporkan orang lain tapi yang kena adalah keluarga sendiri," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








