Heni Sagara Bakal Bongkar Dalang Black Campaign Skincare di Persidangan

AKURAT.CO, Pengusaha skincare Heni Sagara terus memperjuangkan haknya untuk mendapatkan keadilan atas kasus pencemaran nama baik.
Bagi Heni, kasus ini tidak hanya menyentuh kehidupan pribadinya. Namun juga perusahaan yang sudah dia bangun.
“Iya ini sidang atas laporan saya pencemaran nama baik black campaign bukan hanya menyerang saya pribadi tetapi perusahaan saya juga,” kata Heni Sagara di Pengadilan Negeri Bandung pada Rabu, 29 April 2026 lalu.
“Ini bentuk saya mmperjuangkan keadilan untuk diri saya sendiri, keluarga dan perusahaan saya,” tambahnya.
Heni juga mengaku cukup dirugikan atas berita hoax yang menyebut bahwa pabriknya memproduksi merkuri itu tersebar.
Dengan tegas Heni mengatakan bahwa semua itu adalah tidak benar.
“Pabrik saya dibilang memproduksi merkuri itu semua fitnah besar, berita hoax yang tentu efeknya sangat besar pada perusahaan saya,” paparnya.
Terakhir, Heni Sagara menyebut bahwa dia akan terus mengawal kasus ini hingga terungkap siapa dalang di balik ‘black campaign’ untuk menyerang pribadinya maupun perusahaan.
“Bismillah saya sudah siap lahir batin membongkar ini karena sangat keji, sangat zalim,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








