Akurat Logo

​Demi Masa Depan Anak, Ruben Onsu Adukan Sarwendah ke KPAI, Ada 3 Poin Pelanggaran Ini!

Nuzulul Karamah | 22 Juni 2026, 18:16 WIB
​Demi Masa Depan Anak, Ruben Onsu Adukan Sarwendah ke KPAI, Ada 3 Poin Pelanggaran Ini!
Ruben Onsu

AKURAT.CO Hubungan pasca-perceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah tampaknya kian memanas.

Demi melindungi masa depan buah hatinya, presenter kondang berusia 42 tahun tersebut menyambangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (22/6/2026).

​Didampingi tim kuasa hukumnya, Ruben datang untuk menyerahkan aduan resmi beserta sejumlah barang bukti terkait dugaan pelanggaran hak anak yang diduga dilakukan oleh sang mantan istri.

Baca Juga: ​Sentil Undangan Ketemu Pihak Sarwendah, Kuasa Hukum Ruben Onsu: Mana yang Lebih Simpel, Serahkan Anak!

​Poin utama yang paling disesalkan oleh Ruben adalah sulitnya berinteraksi dengan anak-anaknya.

Padahal, pasca-bercerai pada September 2024 lalu, keduanya telah menyepakati aturan pembagian waktu asuh yang tertuang dalam dokumen tertulis Akta 39.

Berdasarkan dokumen tersebut, Ruben seharusnya memiliki hak penuh untuk menghabiskan waktu bersama anak-anaknya selama dua hingga tiga hari dalam sepekan.

Namun, kesepakatan damai itu diduga kuat telah dilanggar oleh Sarwendah.

​"Ada aturan yang memang bersifat tertulis mengatur dan disepakati 2 sampai 3 hari dalam satu minggu anak-anak ini berkumpul bersama dengan ayahnya. Jadi bukan bertemu, jadi berkumpul 2 hari, 3 hari dengan ayahnya," kata Minola Sebayang, tim kuasa hukum Ruben Onsu di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

​"Ini yang tidak terealisasi dengan berbagai macam alasan dan kondisi," imbuh Minola.

​Bukan cuma perkara waktu berkumpul, Ruben Onsu juga menyoroti keterlibatan dua putrinya, Thalia dan Thania, dalam aktivitas komersial di jagat maya.

Ruben mendapati bahwa anak-anaknya kerap diajak melakukan siaran langsung (live) di media sosial hingga larut malam. Hal ini dinilai sangat merugikan tumbuh kembang anak karena menyita waktu istirahat yang seharusnya

digunakan untuk mempersiapkan diri ke sekolah esok harinya.

​"Ini yang tidak boleh ketika kita melihat anak-anak itu diajak ikut live di malam hari bukan di jam anak-anak yang harusnya anak-anak istirahat karena besok harus sekolah lagi," beber Minola Sebayang.

Baca Juga: ​Geram Disebut 'Mantan Ayah' oleh Kuasa Hukum Sarwendah, Ruben Onsu: Enggak Ada Istilah Begitu!

​Pelanggaran terakhir yang tidak kalah mengejutkan adalah adanya dugaan tekanan mental serta doktrinasi halus di lingkungan rumah.

Ruben mengaku merasakan perubahan sikap yang sangat drastis dari anak-anaknya, yang kini terkesan takut dan mulai menjauh dari dirinya.

Pihak Ruben mencurigai adanya upaya penggiringan opini negatif kepada anak-anak di dalam rumah.

​"Kalau di ruang publik saja mereka tidak sedang segan-segan untuk melakukan sindiran-sindiran, hinaan-hinaan kepada ayah daripada anak kandungnya sendiri, tidak menutup kemungkinan di ruang tertutup hal itu juga sering dilakukan," kata Minola.

​"Mencoba untuk mendoktrin anak-anak supaya tidak mau berkumpul dengan ayahnya atau mungkin ada ketakutan-ketakutan," pungkas Minola Sebayang.

​Sebagai informasi, rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah yang telah dibina selama 11 tahun resmi diputus cerai oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada September 2024 lalu.

​Meskipun kala itu hak asuh anak secara hukum jatuh ke tangan Sarwendah sebagai ibu kandung, pengadilan tetap memberikan jaminan akses penuh bagi Ruben.

Sayangnya, dalam praktiknya, kesepakatan manis di atas kertas tersebut diduga tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.