Heboh Profil LinkedIn Personel Viral, Perunggu Ungkap Alasan Resign dari Pekerjaan Kantor
AKURAT.CO Grup musik yang lekat dengan julukan Band Pulang Kantor, Perunggu, baru-baru ini mencuri perhatian publik. Bukan karena perilisan lagu baru, melainkan karena rekam jejak karier profesional para personelnya di dunia korporat yang mendadak viral di media sosial.
Banyak warganet yang mengaku kagum sekaligus 'silau' melihat profil LinkedIn para personel Perunggu yang dinilai sangat mentereng.
Menanggapi fenomena unik tersebut, band yang digawangi oleh Maul (vokal), Ildo (drum), dan Adam (bas) ini justru mengaku terheran-heran.
Baca Juga: Yusma Deswita Gagal Rebut Perunggu, Akui Banyak PR Usai Debut di ISG 2025
Maul mengungkapkan rasa bingungnya mengapa latar belakang pekerjaan mereka bisa sampai sedalam itu dikulik oleh netizen.
"Agak bingung kenapa yang begitu viral? Biasanya kan lagu atau penampilan yang dibicarakan, jadi kayak ini baru pertama kali kami mengalami kondisi 'oh ini yang lagi diomongin latar belakang kami.' Jadi kayak, 'hah kok gini?'" ujar Maul di kawasan Jakarta Selatan baru-baru ini.
Senada dengan sang vokalis, Ildo juga menanggapi hal tersebut dengan rendah hati. Menurut sang drummer, pencapaian karier mereka sebenarnya biasa saja dibanding orang lain di luar sana.
"LinkedIn orang banyak yang jauh lebih bagus, lebih keren, lebih mentereng," tutur Ildo.
Maul menambahkan bahwa posisi strategis yang sempat mereka duduki di dunia korporat merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras selama belasan tahun, bukan sesuatu yang didapatkan secara instan.
Karya-karya Perunggu, terutama yang berada di dalam album Memorandum, memang dikenal sangat dekat dengan realitas kehidupan pekerja ibu kota.
Menariknya, lagu-lagu hits yang sering berseliweran di TikTok tersebut justru lahir dari rasa jenuh di tengah rutinitas 9-to-5.
Maul membeberkan bahwa mini album (EP) hingga dua album pertama mereka tercipta saat ketiganya masih berstatus sebagai karyawan aktif. Bagi mereka, musik adalah ruang aman untuk melepas penat.
"Ketika pas ngantor, pelariannya jadinya main musik dan bikin lagu buat senang-senangnya gitu. Nah, ini setelah kami resign kami belum pernah bikin lagu lagi, belum tahu nih entar bakal jadi kayak gimana karyanya," kata Maul.
Setelah sekian lama menjalani double life sebagai pekerja kantoran sekaligus musisi, Perunggu akhirnya mengambil keputusan besar untuk pensiun dari dunia korporat pada tahun 2025 lalu demi fokus bermusik.
Namun, keputusan tersebut tidak diambil secara gegabah, melainkan lewat diskusi panjang selama enam tahun.
"Intinya memang itu tuh ibaratnya kayak bisullah untuk kami bertiga. Kami sampai di titik di mana 'oh kok kayaknya sudah gak bisa nge-balance dua-duanya.' Yang utamanya sebenarnya waktu sama keluarga yang sangat kurang," jelas Maul.
Ildo kemudian menjelaskan bahwa keputusan melepas pekerjaan kantoran ini didasari oleh prinsip hierarki prioritas yang mereka pegang teguh sejak awal.
Baca Juga: Asian Youth Games: Lifter Muda Alyamaulida Kartika Raih Dua Perunggu Kelas 77 Kilogram
Ketika jadwal panggung band mulai menyita waktu luang yang seharusnya menjadi hak keluarga, mereka harus memilih.
"Mau milih yang mana nih keluarga atau pekerjaan kantor? Pekerjaan kantor yang kami lepas dong, keluarga kan tetap nomor satu. Kami nge-band 2019, baru berani resign 2025, jadi 6 tahun tuh mikirnya," tegas Ildo.
Kendati kini telah bertransformasi menjadi musisi penuh waktu, Perunggu mengaku tetap fleksibel memandang masa depan.
Mereka tidak menutup kemungkinan jika suatu hari nanti takdir akan membawa mereka kembali ke dunia kerja kantoran.
"Kami mah go with the flow apapun jalannya yang ada selama itu halal ya kami pursue. Tidak menutup kemungkinan mungkin balik lagi nanti, enggak ada yang tahu," pungkas Maul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kementerian ESDM: Tabung CNG 3 Kg Tak Perlu Dibeli, Masyarakat Cukup Tukar Isi Gas
- 2Trump Perintahkan Serangan Balasan, AS Kembali Gempur Iran
- 3Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 Rilis! Ini Jadwal Laga Big Match yang Wajib Tonton
- 4Edwin van Der Sar Harap Timnas Indonesia Bisa Segera Tampil di Piala Dunia
- 5KPK Dikabarkan Gelar OTT di Kuansing, Sejumlah Pejabat Pemkab Diamankan
- 6Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit Akhir Stephen Eustaquio Bawa Tuan Rumah ke 32 Besar
- 7Masjid Hajjah Yuliana Dibangun di Melbourne, Simbol Bakti kepada Orang Tua dan Gotong Royong Diaspora
- 8Israel Resmi Akui Genosida Armenia, Turki Murka Sebut Upaya Tutupi Kejahatan di Gaza
- 9Puan Desak Kasus Dokter Icha Diusut Tuntas, Minta Semua Partai Proses Kader yang Terlibat
- 10Update Terbaru Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026: Jerman dan Belanda Gugur






