Hapus 8 Tato Habiskan Ratusan Juta, Kirana Larasati: Biayanya 50 Kali Lipat Lebih Mahal
AKURAT.CO Masa muda sering kali diwarnai dengan keputusan impulsif yang baru disesali di kemudian hari. Hal ini tengah dirasakan betul oleh aktris cantik Kirana Larasati.
Lewat sebuah utas emosional di media sosialnya, bintang film Rumput Tetangga ini membagikan kisah perjuangan panjangnya yang menyakitkan demi menghapus delapan tato yang pernah menghiasi tubuhnya.
Kirana blak-blakan mengakui bahwa proses melenyapkan seni rajah tersebut jauh lebih menguras energi, air mata, hingga isi dompet dibandingkan saat membuatnya.
Baca Juga: Jadi Korban Penipuan, Kirana Larasati Lapor Polisi
Dari delapan tato yang dimilikinya, kini hanya tersisa satu tato yang masih dalam proses pembersihan karena warna tintanya yang membandel.
Bukan rahasia lagi jika proses laser tato dikenal menyakitkan. Namun, Kirana menggambarkan rasa perih yang dialaminya dengan perumpamaan yang sangat ekstrem.
"Jangan tanya sakit enggak lasernya. Kayak disayat-sayat pakai pisau neraka," tulis Kirana Larasati, dikutip pada Selasa (14/7/2026).
Karena rasa sakit yang teramat sangat, Kirana bahkan harus menggunakan fasilitas anestesi atau prosedur sedasi (pembiusan) saat menghapus tato yang berukuran besar.
Biaya sedasi ini pun tidak main-main, berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp8 juta per sesi, tergantung kebijakan rumah sakit atau klinik yang menanganinya.
Tak hanya fisik yang tersiksa, kantong Kirana pun ikut terkuras habis. Dia membeberkan fakta mengejutkan bahwa biaya untuk menghapus tato bisa membengkak hingga 40 sampai 50 kali lipat dari harga pembuatannya.
Untuk satu kali sesi laser saja, Kirana setidaknya harus mengeluarkan kocek minimal Rp25 juta. Demi mengembalikan kulit mulusnya, dia bahkan sampai terbang ke luar negeri.
Hingga saat ini, Kirana tercatat sudah menjalani lima kali sesi laser di Jakarta dan tiga kali sesi di Korea Selatan.
"Mahal? 40-50 kali lebih mahal menghilangkannya. Lasernya berkali-kali. Dari mesin laser dengan teknik di Indonesia sampai di Korea. Per sesi recovery-nya 10-15 hari. Beberapa dalam keadaan sadar dan menjerit menangis," kenangnya pilu.
Menengok ke belakang, Kirana menyadari bahwa keputusannya merajah tubuh dulu didasari oleh jiwa mudanya yang meledak-ledak tanpa berpikir panjang.
Baca Juga: Kirana Larasati Nilai Aksi Prank Ferdian Paleka Tidak Berkeprimanusiaan
Dulu, tato dianggapnya sebagai simbol identitas dan pengingat kerasnya hidup. Namun, seiring matangnya usia, cara pandang Kirana kini telah berubah total.
"Sekarang pun masih berproses. Tapi arahnya sudah beda. Dulu melihat ke luar, sekarang melihat ke 'dalam.' Berkaca tidak perlu lagi pakai cermin atau validasi orang lain," ungkap aktris berusia 38 tahun tersebut.
Di akhir curhatannya, Kirana pun teringat kembali akan wejangan dari orang tuanya di masa lalu. Dulu dilarang dan diingatkan bakal menyesal, kini ucapan tersebut terbukti nyata.
"Beneran deh kejadian," tutup Kirana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








