Akurat Logo

Terkuak! Di Balik Video CCTV Marah-marah ke Ruben Onsu, Sarwendah: Akumulasi 11 Tahun Dipendam

Nuzulul Karamah | 3 Agustus 2026, 08:58 WIB
Terkuak! Di Balik Video CCTV Marah-marah ke Ruben Onsu, Sarwendah: Akumulasi 11 Tahun Dipendam
Profil Sarwendah. - Instagram/sarwendah29

AKURAT.CO Musisi sekaligus figur publik Sarwendah akhirnya memberikan klarifikasi tegas terkait potongan rekaman CCTV yang beredar, yang memperlihatkan momen dirinya tengah meluapkan kemarahan kepada sang mantan suami, Ruben Onsu, saat mereka masih membina rumah tangga.

​Insiden yang memicu riak di tengah masyarakat tersebut diakui Sarwendah terjadi pada 4 Maret 2024.

Baca Juga: Bersumpah Tak Pernah Ejek Ruben Onsu, Sarwendah Bantah Sebut Mantan Suami dengan Kata 'Cong'

Perselisihan sengit itu rupanya bermula dari silang pendapat terkait pengelolaan dan efisiensi keuangan keluarga.

​Kala itu, masa sewa kediaman mereka di kawasan Pondok Indah hampir usai.

Sarwendah berinisiatif mengusulkan agar mereka sekeluarga kembali memboyong barang-barang ke rumah lama demi menekan pengeluaran.

Namun, ia justru mendapati keputusan sepihak mengenai penyewaan hunian baru dengan nilai fantastis.

​"Saat itu saya diberitahu bahwa sudah disewa apart-hotel selama satu bulan dengan biaya sekitar Rp120 juta. Menurut saya, dana tersebut seharusnya bisa diprioritaskan untuk kebutuhan anak-anak atau rumah," tulis Sarwendah di akun @sarwendah29, Senin (3/8/2026).

​Mantan personel girlband Cherrybelle ini sejatinya hanya meminta agar jadwal kepindahan digeser beberapa hari menyesuaikan momen libur sekolah anak-anak. Ia juga berniat berkomunikasi langsung dengan pihak marketing untuk mengurus proses transisi tersebut.

Baca Juga: Profil Sarwendah: Biodata, Karier, Keluarga, hingga Perjalanan Hidupnya

Sayangnya, ikhtiar tersebut mendapat penolakan mentah-mentah dari Ruben Onsu hingga memicu ketegangan.

​Ketegangan makin memuncak saat percekcokan verbal itu mulai dibarengi dengan tindakan fisik yang dinilainya provokatif.

​"Di tengah pembicaraan tersebut, suasana memanas. Beliau membanting pintu dan percakapan berubah menjadi pertengkaran," ungkapnya.

​Sikap tersebut menjadi pemantik runtuhnya tembok kesabaran wanita berdarah Tionghoa ini.

Sarwendah menegaskan bahwa amarah hebat yang terekam dalam CCTV bukan sekadar dipicu masalah teknis tanggal kepindahan rumah, melainkan ledakan emosi yang membendung sekian lama.

​Bagi Sarwendah, momen kelam tersebut menjadi titik puncak hancurnya pertahanan emosional yang selama belasan tahun ini ia simpan rapat-rapat.

​"Di situlah emosi saya akhirnya meledak. Kemarahan yang terlihat di video bukan muncul karena persoalan tanggal pindah semata, melainkan akumulasi dari banyak hal yang selama 11 tahun ini tidak pernah benar-benar bisa saya sampaikan," pungkas Sarwendah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.