6 Fakta Film Dokumenter Dirty Vote Garapan Dandhy Dwi Laksono, Kecurigaan Adanya Kecurangan Pemilu 2024

AKURAT.CO Film dokumenter Dirty Vote merupakan hasil garapan Dandhy Dwi Laksono yang sudah membuat masyarakat heboh karena mengundang kontroversi.
Film dokumenter Dirty Vote mengisahkan tentang kecurigaan masyarakat dan akan mengungkap dugaan kecurangan pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang akan segera dilaksanakan.
Film Dirty Vote berdurasi 1 jam 57 menit ini sudah mencuri perhatian publik dalam waktu kurang dari 24 jam, karena diduga menyindir pemerintahan Indonesia saat ini.
Mengutip berbagai sumber, Senin (12/2/2024), berikut ini kumpulan fakta film dokumenter Dirty Vote yang wajib masyarakat tonton selama masa tenang menjelang Pemilu 2024.
Fakta-fakta Film Dokumenter Dity Vote
1. Mengungkap kecurigaan metode kecurangan pemilu
Film dokumenter Dirty Vote adalah film unik yang akan mengupas sistem dan teknik kecurangan yang mungkin terjadi di Pemilu 2024.
Seperti yang ditunjukkan dalam trailer yang sudah beredar, Dirty Vote didukung dengan fakta dan data sehingga membuat penonton tertarik.
Bukan hanya itu, namun film Dirty Vote juga melakukan penyelidikan mendalam tentang bagaimana lembaga negara terlibat dalam proses yang merusak demokrasi Indonesia.
2. Digarap oleh sutradara terkenal
Film Dirty Vote digarap oleh sutradara Dandhy Dwi Laksono, salah satu sutradara Sexy Killers yang luar biasa yang karena menceritakan tentang oligarki yang mengambil alih sistem demokrasi Indonesia.
Sama dengan Dirty Vote, film Sexy Killers juga berfokus pada isu-isu sosial dan politik. Selain itu ada juga film Jakarta Unfair, dirilis tahun 2017 silam.
Baca Juga: Trending di X! Ini Link Nonton Dirty Vote, Film Dokumenter yang Bongkar Sisi Gelap Pemilu 2024
3. Mencapai 3 juta lebih penayangan kurang dari 24 jam
Belum ada 24 jam, namun film dokumenter Dirty Vote sudah masuk trending YouTube dan ditonton lebih dari 3,5 juta penayangan di kanal resmi Dirty Vote.
Tak hanya itu, namun Dirty Vote juga trending topic di hari pertama penayangannya, sehingga membuat warganet mengapresiasi dan merasa melek politik setelah menonton Dirty Vote.
4. Film Edukasi untuk masyarakat Indonesia agar melek politik
Menurut sang sutradara, film ini bertujuan untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat selama masa tenang pemilu, yang berlangsung selama tiga hari, sehingga bisa membuat masyarakat memilih calon pemimpin yang tepat.
5. Edukasi dari 3 ahli hukum tata negara
Tiga ahli hukum tata negara akan menjadi narasumber utama dalam film tersebut, mulai dari Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari berbicara tentang politik.
Ketiganya menunjukkan berbagai alat kekuatan telah digunakan untuk memenangkan pemilu, meskipun prosesnya merusak demokrasi.
6. Biaya produksi film hasil patungan
Produser Dirty Vote Joni Aswira mengatakan bahwa film ini lahir dari kolaborasi lintas CSO. Sejumlah koalisi masyarakat sipil telah melakukan penelitian tentang kecurangan pemilu yang difilmkan dalam dokumenter ini.
Sementara untuk biaya produksi film Dirty Vote didapatkan dari Crowd funding, sumbangan individu, dan lembaga yang berpartisipasi.
Itulah beberapa fakta penting yang perlu kamu ketahui dari film Dirty Vote, jangan lupa untuk nonton di YouTube agar lebih paham tujuan dari penayangan film tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








