Game Horor Outlast Akan Diadaptasi Menjadi Film, Kolaborasi Studio Pengembang dengan Lionsgate

AKURAT.CO Game horor yang sangat populer, Outlast, yang dikembangkan oleh Red Barrels akan diadaptasi menjadi film.
Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara studio pengembang dan Lionsgate, perusahaan yang dikenal dengan judul-judul terkenal seperti Saw, The Hunger Games dan John Wick.
Film ini akan diproduksi oleh Roy Lee, sementara JT Perry, penulis dari permainan Outlast akan mengadaptasi naskahnya untuk layar lebar.
Game Outlast tampaknya memiliki keunggulan khusus dalam proses adaptasi dari game ke film, berkat gaya gameplay-nya yang sangat mendukung pengalaman sinematis.
Sejak diluncurkan pada tahun 2013, Outlast telah menjadi salah satu permainan horor paling menakutkan, mengikuti kisah seorang jurnalis investigasi bernama Miles Upshur yang mengungkap rahasia kelam di Rumah Sakit Jiwa Mount Massive.
Permainan ini berlatar di rumah sakit jiwa terpencil di Colorado dan mendapatkan pujian luas berkat atmosfer dan cerita yang intens dengan meraih skor 80 di Metacritic.
Setelah sukses, Outlast berkembang dengan rilis sekuel mandiri, Outlast 2 yang memperkenalkan karakter baru dan berlatar di lingkungan menakutkan yang berbeda di gurun Arizona.
Baca Juga: G-Dragon Resmi Comeback dengan Single Power, Akan Tampil di MAMA Awards 2024
Outlast dirilis pada saat seri Resident Evil dan Silent Hill sedang tidak aktif sehingga mampu menarik perhatian tidak hanya karena kualitas permainannya, tetapi juga dengan memanfaatkan momen ketika genre horor tengah populer tanpa banyak pesaing di pasar.
Dalam game pertama Outlast, tokoh utama Miles Upshur menggunakan camcorder untuk mengamati situasi di dalam rumah sakit jiwa.
Ia memanfaatkan fitur night-vision pada perangkat tersebut untuk menelusuri lorong-lorong gelap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









