Setelah No Tail To Tell, Kim Hye Yoon Pilih 'The Miracles of the Namiya General Store' untuk Proyek Selanjutnya?

AKURAT.CO Aktris berbakat Kim Hye Yoon tampaknya tidak butuh waktu lama untuk kembali menghiasi layar kaca setelah kesuksesannya di drama No Tail to Tell.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa bintang utama Lovely Runner ini sedang dalam tahap pembicaraan serius untuk membintangi adaptasi drama Korea dari novel legendaris asal Jepang, The Miracles of the Namiya General Store.
Baca Juga: Kim Hye Yoon dan Park Solomon Dikonfirmasi Bintangi Drama Human Starting from Today
Kabar ini tentu memicu antusiasme besar di kalangan penggemar K-Drama. Pasalnya, proyek ini tidak hanya mengadaptasi karya best seller dunia, tetapi juga dikabarkan tengah mengincar aktor muda berbakat Lee Chae Min sebagai lawan main Kim Hye Yoon.
Tanggapan Agensi dan Daftar Pemeran Utama
Pada Selasa, 10 Februari 2026, berbagai laporan media menyebutkan bahwa Kim Hye Yoon telah ditunjuk sebagai kandidat terkuat untuk posisi pemeran utama wanita. Menanggapi rumor yang beredar, pihak agensi Kim Hye Yoon membenarkan bahwa sang aktris memang menerima tawaran tersebut.
Saat ini, Kim Hye Yoon sedang mengkaji naskah The Miracles of the Namiya General Store secara mendalam di antara beberapa proyek lain yang juga masuk ke dalam daftar tawarannya. Jika setuju, ini akan menjadi proyek besar lainnya bagi aktris yang dikenal dengan kemampuan akting emosionalnya tersebut.
Di sisi lain, aktor Lee Chae Min juga dilaporkan masih dalam tahap pembicaraan intensif untuk mengambil peran utama pria.
Tidak hanya itu, nama Moon Sang Min pun mencuat dan disebut-sebut sedang mempertimbangkan untuk memberikan penampilan spesial sebagai cameo dalam drama ini.
Sinopsis: Kisah Misteri di Toko Kelontong Ajaib
The Miracles of the Namiya General Store merupakan adaptasi dari novel populer karya penulis ternama Jepang, Higashino Keigo. Ceritanya berfokus pada tiga pencuri yang tanpa sengaja bersembunyi di sebuah toko kelontong tua yang menyimpan keajaiban misterius.
Di dalam toko tersebut, waktu seolah berhenti dan surat-surat dari masa lalu mulai bermunculan. Melalui lubang surat di pintu toko, para pencuri ini mulai membalas surat-surat berisi permintaan nasihat dari orang-orang asing yang hidup di masa lalu.
Tanpa disadari, interaksi lintas waktu ini perlahan mengubah cara pandang mereka terhadap kehidupan dan memberikan harapan baru yang tak terduga.
Detail Produksi dan Proyek Mendatang Kim Hye Yoon
Drama ini direncanakan akan memiliki durasi pendek sebanyak 10 episode, yang membuatnya sangat pas untuk alur cerita yang padat dan emosional. Saat ini, proyek tersebut masih berada dalam fase awal produksi dan perencanaan matang.
Meski jadwalnya terlihat sangat padat, Kim Hye Yoon masih aktif menyapa penggemar lewat drama SBS No Tail to Tell. Selain kabar adaptasi novel Namiya, ia juga tengah menyiapkan sederet proyek layar lebar dan layar kaca lainnya, termasuk:
- Film Salmokji (judul sementara).
- Proyek bertajuk Land.
- Penampilan di drama Good Partner 2.
Akankah chemistry antara Kim Hye Yoon dan Lee Chae Min terwujud di toko kelontong ajaib Namiya? Kita nantikan konfirmasi resminya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









