Sinopsis Film Pelangi di Mars: Petualangan Gadis Pertama yang Lahir di Mars, Tayang 18 Maret 2026

AKURAT.CO Film fiksi ilmiah Indonesia kembali menghadirkan cerita petualangan yang unik melalui film Pelangi di Mars.
Film fiksi ilmiah untuk anak Pelangi di Mars diprediksi menjadi salah satu tayangan keluarga yang paling dinantikan saat perayaan Lebaran, tayang di bioskop Indonesia pada 18 Maret 2026.
Mengangkat kisah masa depan pada tahun 2090, film ini mengikuti perjalanan seorang gadis bernama Pelangi yang menjadi manusia pertama yang lahir dan tumbuh di Planet Mars.
Lalu seperti apa sinopsis lengkap, daftar pemain, dan fakta menarik dari film ini? Simak ulasannya berikut ini.
Baca Juga: Menkeu: Rupiah Tahan Tekanan Global, Depresiasi Hanya 0,3%
Sinopsis Film Pelangi di Mars
Film ini mengambil latar waktu di masa depan, tepatnya pada tahun 2090. Ceritanya mengikuti sosok Pelangi, seorang gadis berusia 12 tahun yang dikenal sebagai manusia pertama yang lahir dan besar di Planet Mars.
Di saat yang sama, kondisi Bumi berada dalam situasi yang sangat memprihatinkan. Planet tersebut mengalami krisis air bersih yang parah hingga mengancam kelangsungan hidup umat manusia.
Dalam situasi genting itu, Pelangi mendapatkan tugas penting untuk mencari sebuah mineral langka yang diyakini mampu membantu memulihkan ekosistem Bumi.
Krisis Air dan Misi Zeolith Omega
Baca Juga: Cerita Raffi Ahmad Soal Kondisi Psikologis Vidi Aldiano Sebelum Meninggal Dunia
Konflik cerita bermula ketika sumber udara di Bumi dikuasai oleh sebuah korporasi besar bernama Nerotex.
Penguasaan tersebut memicu krisis global yang semakin memburuk hingga akhirnya manusia terpaksa membangun koloni di Planet Mars.
Namun, kehidupan di planet merah itu juga tidak sepenuhnya aman bagi masa depan manusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








