Usung Isu Keluarga hingga Perjuangan Perempuan, Leo Pictures Umumkan Line-up Film dan Series 2026

AKURAT.CO, Leo Pictures secara resmi memamerkan deretan proyek terbarunya dalam gelaran LEO PICTURES SHOWCASE 2026 yang berlangsung meriah di Main Atrium Central Park, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Rumah produksi ini tancap gas dengan menyiapkan berbagai judul mulai dari genre drama keluarga, horor, hingga series orisinal.
Langkah ini menjadi bukti ambisi Leo Pictures untuk menyuguhkan konten yang memiliki kedekatan emosional (relatable) dengan penonton Tanah Air.
Lewat ajang tersebut, para sineas, aktor, dan mitra industri berkumpul untuk menyaksikan visi kreatif yang akan dieksekusi sepanjang tahun 2026.
Baca Juga: Transformasi Drastis Nirina Zubir: Menjadi Lansia 70 Tahun dalam Film Jangan Buang Ibu
Produser Leo Pictures, Agung Saputra, menekankan bahwa fokus utama mereka bukan sekadar memproduksi tontonan, melainkan menggali keresahan yang nyata di masyarakat.
“Bagi kami, film bukan hanya hiburan. Film adalah cara untuk menyampaikan rasa, pengalaman hidup, dan hal-hal yang kadang sulit diucapkan secara langsung. Kami hanya ingin terus membuat cerita yang bisa dekat dengan hati penonton Indonesia,” ungkap Agung Saputra di tengah acara pada Sabtu (9/5/2026).
Salah satu judul yang diprediksi akan menguras air mata adalah film drama keluarga bertajuk Jangan Buang Ibu.
Proyek ini menjadi sorotan utama karena mengangkat dinamika hubungan orang tua dan anak yang sangat relevan dengan realitas sosial saat ini.
Selain itu, Leo Pictures juga memperkenalkan beberapa judul film layar lebar lainnya, yakni: Tak Kusangka Aku Sekuat Ini, Bila Esok Ayah Tiada, Rumah Terakhir Kita, Jaga Malam, dan Pabrik Angker.
Tak hanya layar perak, ranah digital juga menjadi bidikan lewat series Bunga di Tepi Jurang.
Mengangkat isu perjuangan dan luka perempuan, series ini dijadwalkan tayang sebagai Maxstream dan IQIYI Original.
Melalui rilisnya karya-karya ini, Leo Pictures berharap dapat memicu dialog yang bermakna di ruang publik, tidak hanya sekadar menjadi pengisi waktu luang bagi penikmat sinema.
“Semoga cerita-cerita yang kami hadirkan tahun ini bisa menemani banyak orang, dan mungkin membuat sebagian dari kita lebih menghargai keluarga, hubungan, dan kehidupan,” pungkas Agung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







