Black Langues Resmi Debut dengan Single 'Happy', Angkat Isu Kesehatan Mental Anak Muda

AKURAT.CO Band pendatang baru asal Yogyakarta, Black Langues, resmi memperkenalkan diri ke publik melalui single debut berjudul 'Happy'.
Dibentuk pada Agustus 2025 oleh Aaron, Black Langues hadir bukan hanya sebagai proyek musik biasa, tetapi juga sebagai ruang eksplorasi suara sekaligus medium untuk menyuarakan isu-isu yang relevan dengan kehidupan saat ini.
Nama Black Langues sendiri memiliki makna filosofis. Kata 'Langue' diambil dari konsep linguistik yang berarti kemampuan manusia untuk berbahasa dalam sistem yang abstrak, bukan sekadar berbicara.
Baca Juga: Rindu Anak-anak, Ruben Onsu Pilih Kunjungi Panti Asuhan Jaga Mental Sebelum Kerja
Filosofi tersebut menjadi fondasi band dalam membangun identitas musikal yang bebas, eksploratif, dan sulit dikategorikan dalam genre tertentu.
Black Langues digawangi oleh Aaron sebagai gitaris, vokalis, komposer sekaligus lyricist. Aaron yang merupakan anak dengan disleksia, diskalkuli, dan disgrafia menemukan jalannya melalui musik berkat dukungan keluarga dan lingkungan yang mendukung perkembangan bakatnya.
Black Langues dia bentuk bersama adiknya Austin pada drum dan Haidar pada bass. Single perdana mereka, 'Happy', dipilih sebagai lagu perkenalan karena memiliki struktur musikal yang mudah diterima pendengar.
Di balik nuansa tersebut, lagu ini membawa pesan mendalam mengenai kehidupan dan kesehatan mental generasi muda.
Dalam proses kreatifnya, lagu 'Happy' berawal dari riff gitar sederhana yang direkam Aaron agar tidak hilang begitu saja.
Dari sana, instrumen lain, lirik, hingga vokal berkembang secara organik. Dedikasi Aaron terhadap detail produksi bahkan membuatnya rela tidak tidur selama dua hari demi menemukan hasil mixing yang menurutnya tepat.
Baca Juga: Timwas Haji DPR Minta Layanan Kesehatan Mental Jemaah Lansia Diperkuat
Di balik proses produksi 'Happy', terdapat nama Bayu Randu yang dipercaya menjadi produser bersama Michael Aaron Donisputro.
Bayu dikenal sebagai sosok yang telah lama berkecimpung di industri musik nasional melalui berbagai proyek bersama Edane, Funky Kopral, dan Voodoo, serta keterlibatannya dalam proyek album Sawung Jabo.
Selain aktif sebagai Founder dan CEO Musicblast, Bayu juga dikenal sebagai gitaris Prison Of Blues yang telah beberapa kali menjalani tur Eropa dan tampil di berbagai panggung internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







