MilkLife Athletics Challenge Seri 2 2025 Dorong Regenerasi Atlet Atletik Muda di Tanah Air
Leo Farhan | 30 November 2025, 01:33 WIB

AKURAT.CO, Upaya memperkuat regenerasi atlet atletik di Tanah Air kembali mendapatkan dorongan besar melalui penyelenggaraan MilkLife Athletics Challenge Seri 2 2025. Ajang ini menghadirkan kompetisi berjenjang yang memberi ruang bagi bibit-bibit muda untuk berkembang sejak dini.
Turnamen berlangsung sejak 26-29 November di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus, dan mencatat jumlah partisipan sebanyak 2.188 pelajar dari 184 sekolah jenjang MI/SD hingga SMA se-Kudus dan daerah sekitar.
Berbeda dengan seri pertama pada Juni lalu, edisi kedua tahun ini menambah satu Kelompok Umur (KU) serta tujuh nomor pertandingan.
Baca Juga: MilkLife Archery Challenge 2025 Seri 2 Catat Lonjakan Peserta, Ekosistem Panahan Makin Kuat
Total saat ini terdapat 4 divisi umur, KU 10, KU 12, KU 15, KU 18, dengan 22 nomor lomba, mulai dari sprint, middle-distance, estafet, jalan cepat, hingga nomor keterampilan seperti Turbo Throw, Frog Jump, Kanga’s Escape, Formula 1, lempar cakram, hingga lompat jangkit.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga investasi jangka panjang bagi regenerasi atletik Indonesia.
"Kejuaraan ini kami rancang agar anak-anak merasakan pengalaman bertanding yang menyenangkan. Atletik adalah mother of sport yang mudah dilatih dan dipelajari. Dari sini kami berharap lahir karakter positif dan calon atlet yang kelak membawa prestasi nasional maupun internasional," ujar Yoppy.
Ia menambahkan, dukungan sekolah dan orang tua menjadi kunci dalam memastikan perjalanan pembinaan para atlet muda tidak terputus.
Sementara Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PASI Kudus, Noor Akhmad, S.Pd., M.Or., menyebut ajang ini sebagai langkah strategis dalam rangkaian pembinaan atlet usia dini. Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan dari tingkat SD hingga SMA terbukti mampu melahirkan banyak talenta potensial.
"MilkLife Athletics Challenge menjadi wadah kompetisi yang berkesinambungan. Banyak atlet Kudus yang tampil di Popnas atau bersiap menuju Porprov 2026 berasal dari program ini. Kami berterima kasih kepada Djarum Foundation dan MilkLife karena terus membantu memunculkan bibit-bibit unggul," kata Noor.
Perwakilan PASI Jawa Tengah, Firdaus, turut hadir dan memberikan apresiasi penuh atas pelaksanaan seri kedua ini. Ia melihat turnamen ini sebagai momentum penting munculnya generasi baru atletik yang siap bersaing di level lebih tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









