Akurat Logo

Rosiade Padel Tournament Series-2 Digelar, Andre Bidik Lahirnya Atlet Kejuaraan Asia

Herry Supriyatna | 4 Juli 2026, 10:24 WIB
Rosiade Padel Tournament Series-2 Digelar, Andre Bidik Lahirnya Atlet Kejuaraan Asia
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, kembali menggelar Rosiade Padel Tournament Series-2 di Crown Padel, Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (4/7/2026).

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, kembali menggelar Rosiade Padel Tournament Series-2 di Crown Padel, Alam Sutera, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (4/7/2026).

Turnamen ini digelar sebagai upaya mendukung pembinaan atlet padel nasional sekaligus menjaring talenta muda menuju ajang internasional.

Turnamen kali ini mempertandingkan lima kategori, yakni upper beginner, beginner, bronze, lower bronze, dan kelompok usia U-12.

Jumlah peserta meningkat dibanding seri sebelumnya seiring bertambahnya kategori yang diperlombakan.

"Memang kalau dulu hanya beginner sama upper beginner. Sekarang ditambah lower bronze dan kelompok umur U-12. Jadi kualifikasinya lebih banyak," kata Andre saat membuka turnamen.

Andre mengatakan, penyelenggaraan turnamen tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan internasional, termasuk agenda menuju Asia Games.

Ia mengungkapkan, pada Agustus 2026 pihaknya bersama PBPI akan kembali menggelar turnamen khusus junior yang sekaligus menjadi seleksi akhir atlet kelompok umur menuju kejuaraan Asia-Pasifik.

"Insya Allah Agustus kami bekerja sama dengan PBPI akan melaksanakan Rosiade Padel Tournament lagi, tapi khusus junior. Turnamen Agustus nanti dipakai PBPI untuk seleksi akhir kelompok umur menuju pertandingan Asia-Pasifik," ujarnya.

Baca Juga: Andre Rosiade Optimistis Produksi Minyak Rokan 400 Ribu Barel per Hari di 2034, Inovasi Injeksi Kimia Mulai Tunjukkan Hasil

Andre menjelaskan turnamen junior tersebut rencananya mempertandingkan kategori U-8, U-10, U-12, U-14, U-16, dan U-18.

Antusiasme masyarakat terhadap olahraga padel, kata Andre, terus meningkat. Hal itu terlihat dari tingginya jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 1.100 orang.

Namun, karena keterbatasan waktu dan kapasitas, panitia hanya dapat menerima 260 peserta.

"Pendaftarannya gratis, free registration. Ada sarapan pagi gratis, makan siang gratis, MCU gratis dari EKA Hospital, voucher umrah, dan hadiah uang tunai. Juara satu Rp10 juta, juara dua Rp7,5 juta, juara tiga Rp5 juta," jelasnya.

Menurut Andre, padel memiliki potensi besar berkembang menjadi olahraga masyarakat karena jumlah lapangan terus bertambah dan biaya sewa semakin terjangkau.

"Dulu lapangan padel terbatas dan mahal. Sekarang sudah menjamur, harganya tambah lama tambah murah, mendekati harga badminton," katanya.

Ia berharap dalam satu hingga dua tahun mendatang lapangan padel tersedia di berbagai daerah di Indonesia sehingga olahraga tersebut semakin mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.

"Kalau sekarang sudah jadi olahraga keluarga. Dari kakek, nenek, orang tua sampai cucu bisa bermain bersama saat weekend," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.