Banjir Besar Ghana Tewaskan Sedikitnya 34 Orang, Hampir 90 Ribu Warga Terdampak

AKURAT.CO Jumlah korban tewas akibat banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Ghana pada awal pekan ini terus meningkat. Otoritas setempat pada Jumat (4/7/2026) mengonfirmasi sedikitnya 34 orang meninggal dunia, sementara proses pencarian korban masih berlangsung sehingga angka tersebut diperkirakan masih dapat bertambah.
Direktur Inspektorat National Disaster Management Organisation (NADMO), Richard Amo Yartey, mengungkapkan bahwa 12 korban jiwa berasal dari ibu kota Accra, wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat hujan deras dan banjir.
Menurutnya, tim penyelamat masih melakukan verifikasi terhadap laporan orang hilang. Apabila ditemukan korban tambahan selama operasi pencarian, jumlah korban tewas dipastikan akan kembali meningkat.
"Proses pencarian masih berlangsung dan kami terus memverifikasi laporan warga yang belum ditemukan," kata Amo Yartey dalam keterangannya.
Hampir 90 Ribu Warga Terdampak
NADMO mencatat banjir telah melanda tujuh wilayah di Ghana dan menyebabkan 89.736 orang terdampak, dengan puluhan ribu di antaranya harus meninggalkan rumah mereka.
Wilayah Greater Accra menjadi daerah yang mengalami dampak terbesar dengan 54.712 warga mengungsi, disusul Central Region yang mencatat 21.882 warga terdampak.
Sementara itu, ribuan warga lainnya juga terkena dampak banjir di wilayah Volta, Western, Ashanti, dan Western North. Adapun Eastern Region menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi paling sedikit dibanding daerah lainnya.
Operasi Pencarian dan Bantuan Masih Berlangsung
Pemerintah Ghana melalui NADMO terus mengerahkan tim penyelamat ke berbagai lokasi terdampak untuk mencari korban yang masih hilang sekaligus mengevakuasi warga yang terjebak banjir.
Selain operasi pencarian, bantuan darurat berupa makanan, air bersih, kebutuhan pokok, serta perlengkapan pengungsian juga terus disalurkan kepada masyarakat di berbagai wilayah yang terdampak.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca di sejumlah daerah masih berpotensi memicu hujan dengan intensitas tinggi.
Pemerintah Ghana menyatakan akan terus memperbarui data korban dan kondisi lapangan seiring berlanjutnya proses evakuasi serta penanganan bencana.
Sumber: AA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bentrokan Berdarah Guncang Iran Barat, Pemberontakan Kurdi Kembali Menguat di Tengah Negosiasi AS-Iran?
- 2Update Bagan Piala Dunia 2026 Terbaru: 10 Tim Sudah Lolos ke 16 Besar
- 3Prancis vs Swedia: Cetak Brace, Kylian Mbappe Kudeta Posisi Dua Top Skor Abadi Piala Dunia
- 4Jadwal Lengkap Piala Dunia 2 Juli 2026: Persaingan Sengit Menuju 16 Besar
- 5Kalender Jawa 3 Juli 2026: Weton Jumat Legi Berwatak Tegas, tapi Mudah Marah
- 6Kalender Jawa Juli 2026 Lengkap: Cek Weton, Pasaran, dan Jumlah Neptu
- 7Rencana Trump Jual Jet Tempur F-35 ke Turki Tuai Kritik, Dinilai Bisa Untungkan Rusia
- 8Profil Diska Resha Putra, Suami Sarah Gibson yang Jadi Sorotan Usai Diduga Selingkuh
- 9OTT KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin, Masih Diperiksa Intensif
- 1098 Persen Siswa Terbukti Mudah Memahami Pelajaran Berkat Papan Interaktif Digital







