Tuliskan Dua Hal Tentang Waduk Jatiluhur yang Sudah Diketahui!
Sultan Tanjung | 18 Februari 2024, 20:00 WIB

AKURAT.CO Waduk Jatiluhur, yang juga dikenal sebagai Waduk Ir. H. Juanda, adalah salah satu waduk terbesar di Indonesia.
Berikut adalah dua hal yang perlu diketahui tentang Waduk Jatiluhur:
-
Sejarah dan Pembangunan:
- Waduk Jatiluhur dibangun pada tahun 1957 oleh Presiden Soekarno dan Soeharto.
- Nama “Jatiluhur” diambil dari nama seorang pahlawan nasional, yakni Ir. H. Djuanda Kartawidjaja, yang gigih memperjuangkan terwujudnya pembangunan waduk ini di internal pemerintah Indonesia maupun di forum internasional.
-
Kapasitas dan Fungsi:
- Waduk Jatiluhur memiliki kapasitas air sebesar 12,9 miliar m³/tahun.
- Waduk ini merupakan waduk serbaguna pertama di Indonesia, dengan fungsi utama sebagai pengairan lahan pertanian dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Waduk Jatiluhur adalah bukti keberhasilan teknik dan manfaat sumber daya air yang sangat penting bagi masyarakat dan pertanian di sekitarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




