GenZ dari Kalangan Mahasiswa Masih Minim Literasi Digital Sektor Keuangan

AKURAT.CO Dalam hal transformasi digital sektor keuangan, Praktisi Digital sekaligus Founder Goleti Heni Andriyani menyampaikan bahwa di Indonesia masih kerap terjadi kasus investasi bodong, pinjaman online ilegal, maupun judi online.
Salah satu penyebab utama masih maraknya kasus tersebut adalah masih rendahnya literasi digital masyarakat Indonesia, tak terkecuali gen Z dari kalangan mahasiswa.
"Berkembangnya teknologi digital sektor keuangan memudahkan kita mengelola uang, tetapi juga menuntun kesadaran yang lebih besar. Pahami alat-alat digital dengan baik, jaga keamanan data dan teruslah belajar."
"Yang terpenting adalah tetap fokus pada tujuan keuangan dan disiplin dalam pengelolaan keuangan," tuturnya dalam webinar mengenai penguatan keterampilan digital masyarakat Indonesia bernama #MakinCakapDigital 2024, Kamis, 18 April 2024, di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Sebaran Hoaks Menurun, Pegiat Literasi Digital Apresiasi Suksesnya Pemilu 2024
Selain Heni, dalam webinar bertema "Transformasi Keuangan: Uang Digital dan Transaksi Online" yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tersebut turut menjadi pembicara adalah IMFokus Digital Alex Iskandar; CEO & Co-founder Kururio Indonesia Eko Prasetya.
Alex Iskandar, transformasi digital keuangan merupakan upaya pengelolaan finansial dengan mengandalkan ekosistem digital serta teknologi terbaru.
Penerapan transformasi digital keuangan yang efektif akan memberikan banyak manfaat, termasuk di antaranya adalah meningkatkan efisiensi.
"Transformasi digital keuangan, selain menciptakan efisiensi, juga membuat pelayanan lebih cepat dan mudah. Bisa juga meminimalkan kesalahan dan kecurangan, maupun mengurangi ketergantungan akan transaksi tunai," tuturnya.
Sementara itu, Eko Prasetya mengingatkan pentingnya menjaga keamanan digital dalam transformasi digital sektor keuangan.
Menurutnya, keamanan digital adalah sebuah proses untuk memastikan penggunaan layanan digital, baik secara daring maupun luring, agar dapat dilakukan secara aman. Tujuan lainnya adalah melindungi data pribadi yang sifatnya rahasia.
"Hal penting saat bertransaksi keuangan secara digital adalah memperhatikan keamanan situs dan mencatat atau menyimpan segala bukti transaksi yang dilakukan. Jangan lupa menyimak ulasan konsumen saat bertransaksi jual beli secara daring," pungkasnya di hadapan para peserta dari komunitas Oi Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Urgensi Literasi Digital, Masyarakat Makin Sadar Penipuan di Ruang Digital
Tingkat Literasi Digital Indonesia
Berdasarkan survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Tahun 2023, pengguna internet di Indonesia mencapai 215,62 juta atau setara 78,19 persen dari total populasi Indonesia.
Di saat yang bersamaan, pertumbuhan pengguna yang masif ini membuka ruang yang lebih luas terhadap potensi meningkatnya penyalahgunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), maupun internet.
Pengukuran status literasi digital Indonesia 2023 terhadap 38 provinsi melaporkan bahwa kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan TIK semakin membaik dalam setahun terakhir.
Indeks literasi digital Indonesia di awal 2023 ada di level 3,54 dari skala 1-5.
Artinya, secara umum literasi digital masyarakat Indonesia ada di level "sedang".
Indeks tersebut sedikit meningkat dibanding 2020 lalu yang ada di level 3,46.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








