Akurat
Pemprov Sumsel

Ilusi Optik Ini Diklaim Bisa Ungkap Trauma Masa Kecil, Apa yang Pertama Kamu Lihat?

Eko Krisyanto | 24 Juni 2025, 16:02 WIB
Ilusi Optik Ini Diklaim Bisa Ungkap Trauma Masa Kecil, Apa yang Pertama Kamu Lihat?

AKURAT.CO Sebuah gambar ilusi optik kembali viral karena disebut mampu mengungkap trauma masa kecil hanya dari satu reaksi visual pertama.

Tes ini telah dikenal luas di kalangan terapis seni dan psikolog daring sebagai alat bantu awal dalam sesi konseling, khususnya untuk orang dewasa yang ingin memahami luka batin yang sulit diungkapkan lewat kata-kata.

Ilusi optik tersebut menampilkan gambar ambigu yang dapat ditafsirkan secara berbeda oleh setiap orang—dan respons pertama itulah yang diyakini menyimpan petunjuk penting tentang pengalaman masa kecil seseorang.

Menurut para psikolog, otak merespons gambar visual semacam ini secara spontan dan bawah sadar, melewati proses rasional yang biasanya muncul dalam percakapan.

Inilah mengapa metode ini banyak digunakan sebagai alat bantu awal sebelum pemeriksaan psikologis lanjutan.

Lantas, apa yang pertama kali kamu lihat dalam gambar ini?

Baca Juga: Rayakan Toko ke-100 di Palembang, OH!SOME Siap Ekspansi Global dan Luncurkan Aplikasi Resmi

1. Pohon

Jika pohon adalah hal pertama yang kamu lihat, ini bisa menandakan bahwa kamu memiliki sifat perfeksionis, terbiasa menanggung beban sendiri, dan cenderung menutupi masalah dari orang lain.

Trauma masa kecilmu mungkin berkaitan dengan tekanan akan kontrol atau ekspektasi tinggi dari lingkungan sekitarmu.

2. Gajah

Jika gajah yang paling dulu kamu lihat, itu mencerminkan pribadi yang sensitif dan empatik.

Biasanya, individu dengan tipe ini mengalami perasaan terabaikan di masa kecil, sehingga kini lebih sering mengutamakan perasaan orang lain dibandingkan dirinya sendiri.

3. Burung

Melihat burung lebih dulu bisa mengisyaratkan bahwa kamu adalah jiwa bebas yang menyukai kebebasan dan spontanitas.

Namun, di balik itu, ada kemungkinan kamu menyimpan luka akibat kehilangan atau perpisahan yang mendadak saat masih kecil—yang kemudian memengaruhi kestabilan emosimu hingga kini.

Menurut laporan Psychology Today (2022), pendekatan berbasis visual seperti ini mampu menjangkau sisi psikologis seseorang yang tidak selalu terdeteksi lewat percakapan rasional.

Gambar-gambar ambigu dapat menjadi "jembatan" antara perasaan yang terkubur dan kesadaran aktif.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa tes seperti ini bukan diagnosis pasti, melainkan hanya langkah awal yang dapat membuka percakapan lebih lanjut dengan profesional.

Untuk pemahaman menyeluruh tentang kondisi psikologis, tetap diperlukan konsultasi langsung dengan psikolog atau psikiater.

Baca Juga: Ketua DPR Dorong Gencatan Senjata Israel-Iran, Minta Pemerintah Siapkan Mitigasi Dampak Global

Ingat: Apa pun yang kamu lihat pertama kali, itu hanyalah petunjuk—bukan kesimpulan akhir.

Namun jika kamu merasa ada luka yang belum sembuh dari masa lalu, mungkin inilah saatnya untuk menyelami diri lebih dalam dan mulai berdamai dengan masa lalu.

 

Laporan: Varadilla Oktavia/magang

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.