Ecolab Luncurkan ReadyDose di FHI 2025, Solusi Pembersih Ramah Lingkungan untuk Industri Kuliner

AKURAT.CO Ecolab meluncurkan produk pembersih terbaru, ReadyDose, di ajang Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2025 di JIEXPO, Jakarta. Solusi ini dirancang untuk menjawab tantangan kebersihan di industri kuliner yang terus tumbuh.
Pertumbuhan usaha mikro dan kecil seperti warung dan kafe membawa tantangan baru bagi pelaku industri makanan.
Mereka harus menghadapi keterbatasan ruang dapur, pergantian staf yang tinggi, serta meningkatnya tuntutan kebersihan dan keberlanjutan.
ReadyDose menawarkan solusi praktis dalam bentuk tablet yang mengurangi limbah kemasan hingga 99 persen dan menghemat ruang penyimpanan. Proses penggunaannya juga lebih sederhana tanpa memerlukan alat pelindung diri (APD).
Fitur 'Fill-Drop-Use' dan panduan berbasis QR code memudahkan penggunaan bahkan di lingkungan kerja yang memiliki keterbatasan staf. Ecolab mengklaim solusi ini mempercepat operasional dan mendukung standar kebersihan yang lebih tinggi.
Evan Jayawiyanto, AVP & President Director Ecolab Indonesia, menyatakan ReadyDose efisien dalam operasional sekaligus ramah lingkungan. Produk ini juga bebas fosfat, mendukung praktik keberlanjutan di industri kuliner.
"Ecolab berada di garis terdepan dalam menghadirkan solusi pembersihan yang berkelanjutan," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Senin (28/7/2025).
Sementara itu, OCS Indonesia mengapresiasi inovasi ini karena membantu meningkatkan efisiensi operasional. Produk ini juga dinilai mendukung pengelolaan limbah secara berkelanjutan di industri kebersihan.
ReadyDose menyediakan berbagai varian pembersih untuk kebutuhan dapur dan area servis. Pilihannya mencakup pembersih kaca, peralatan makan, mesin pencuci piring, alat pembuat kopi dan teh, hingga pembersih lantai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal



