Akurat
Pemprov Sumsel

Garudafood Ajak 100 Santri Istimewa Belanja Baju Lebaran dan Salurkan Donasi Pendidikan

Ayu Rachmaningtyas | 11 Maret 2026, 17:29 WIB
Garudafood Ajak 100 Santri Istimewa Belanja Baju Lebaran dan Salurkan Donasi Pendidikan
PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk bersama PT Mulia Boga Raya Tbk (MBR) melalui merek Prochiz memperkuat komitmen inklusivitas dengan menggelar kegiatan sosial bertajuk “Belanja Bareng & Donasi Pendidikan Santri Istimewa”.

AKURAT.CO PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk bersama PT Mulia Boga Raya Tbk (MBR) melalui merek Prochiz memperkuat komitmen inklusivitas dengan menggelar kegiatan sosial bertajuk “Belanja Bareng & Donasi Pendidikan Santri Istimewa” di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan momentum Ramadan 1447 Hijriah ini merupakan kolaborasi Garudafood dan Prochiz bersama Sekolah Relawan untuk memberikan dukungan kepada kelompok rentan, khususnya santri dan anak yatim penyandang disabilitas.

Head of Corporate Communications and External Relations Garudafood Group, Dian Astriana, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan sosial masyarakat.

“Program ini bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan dan kesejahteraan sosial, khususnya bagi kelompok rentan,” ujar Dian dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).

Sebanyak 100 santri dan anak yatim istimewa dari berbagai pondok pesantren dan yayasan inklusi di wilayah Jabodetabek mengikuti kegiatan belanja bersama untuk menyambut Hari Raya Idulfitri.

Mereka berasal dari sejumlah lembaga, di antaranya Pondok Pesantren Raudlatul Makfufin dan Yayasan Sayap Ibu di Tangerang Selatan, serta Yayasan Peduli Kesejahteraan Yatim Disabilitas Islam Indonesia (YPKYDII) di Jakarta.

Setiap peserta menerima voucher belanja senilai Rp500.000 yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan Lebaran, seperti pakaian baru maupun perlengkapan sekolah.

Selain itu, melalui brand Prochiz, PT Mulia Boga Raya Tbk juga menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp30 juta kepada pondok pesantren dan yayasan inklusi tempat para peserta belajar.

Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung sarana dan prasarana pendidikan inklusif, seperti kursi roda, Al-Qur’an braille, serta berbagai media pembelajaran yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Dian menjelaskan langkah tersebut sejalan dengan berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi kelompok rentan di Indonesia.

Baca Juga: Bantuan Pangan Lebaran

Sejumlah organisasi kemanusiaan memperkirakan terdapat sekitar 4 juta anak yatim piatu di Indonesia, sementara estimasi UNICEF menyebutkan hingga 2 juta anak merupakan penyandang disabilitas.

“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus manfaat nyata bagi para santri dan anak yatim istimewa agar mereka dapat merasakan sukacita menyambut Idulfitri seperti anak-anak lainnya,” kata Dian.

Di luar momentum Ramadan, Garudafood juga secara konsisten menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan melalui inisiatif Garudafood Sehati yang berfokus pada lima bidang utama, yakni lingkungan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta bantuan kemanusiaan.

Program tersebut dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Sementara itu, Executive Director Sekolah Relawan, Rani Alfiani, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Garudafood dan Prochiz karena dinilai memberikan dampak positif bagi para peserta.

Menurutnya, kesempatan bagi anak-anak untuk memilih sendiri kebutuhan Lebaran memberikan pengalaman berharga yang dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka.

“Bagi mereka, kesempatan memilih sendiri baju Lebaran adalah bentuk penghargaan atas kemandirian dan kepercayaan diri. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana sektor swasta dapat berperan aktif dalam menciptakan ekosistem sosial yang lebih inklusif,” ujar Rani.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.