Akurat
Pemprov Sumsel

970 Umat Ikuti Rangkaian Paskah 2026 di Taman Doa Our Lady of Akita PIK 2

Saeful Anwar | 6 April 2026, 13:20 WIB
970 Umat Ikuti Rangkaian Paskah 2026 di Taman Doa Our Lady of Akita PIK 2
Sebanyak 970 umat mengikuti rangkaian Misa Paskah 2026 di Taman Doa Our Lady of Akita PIK 2 pada Sabtu (4/4/2026) hingga Minggu (5/4/2026).

AKURAT.CO Sebanyak 970 umat mengikuti rangkaian Misa Paskah 2026 di Taman Doa Our Lady of Akita PIK 2 pada Sabtu (4/4/2026) hingga Minggu (5/4/2026).

Kehadiran umat terjaga sejak Misa Sabtu Suci hingga puncak perayaan Minggu Paskah.

Perayaan diawali Misa Sabtu Suci dengan liturgi cahaya sebagai simbol kemenangan terang atas kegelapan.

Rangkaian dilanjutkan dengan liturgi sabda, pembaruan janji baptis, hingga liturgi ekaristi.

Pada Minggu Paskah, umat kembali memadati kawasan taman doa untuk merayakan kebangkitan Yesus Kristus sebagai inti iman Katolik.

Selain rangkaian ibadah, suasana lokasi menjadi daya tarik tersendiri.

Rangkaian Misa Paskah 2026 di Taman Doa Our Lady of Akita PIK 2 pada Sabtu (4/4/2026) hingga Minggu (5/4/2026).

Area terbuka dengan lanskap hijau dan jalur refleksi menciptakan pengalaman ibadah yang lebih tenang dan kontemplatif.

Salah satu jemaat, Maria Theresia (34), menilai suasana tersebut menghadirkan kekhusyukan lebih mendalam.

Baca Juga: Kejagung Amankan Kajari Karo, Hinca Pandjaitan: Jadi Pelajaran unruk Semua

“Beribadah di sini terasa lebih hening dan mengajak untuk benar-benar merenung,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Yohanes Prasetyo (41) yang hadir bersama keluarga. Ia menilai ruang yang luas membuat ibadah lebih nyaman, termasuk bagi anak-anak.

“Tempatnya lega, tidak sesak, jadi ibadah lebih fokus,” katanya.

Perayaan ini menunjukkan meningkatnya minat umat terhadap konsep taman doa terbuka sebagai alternatif ruang ibadah yang menghadirkan ketenangan di tengah hiruk pikuk perkotaan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.