Akurat
Pemprov Sumsel

Kalender Jawa 10 April 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Gigih dan Disukai Banyak Orang

Nurma Nafisa Faradilla | 10 April 2026, 07:11 WIB
Kalender Jawa 10 April 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Gigih dan Disukai Banyak Orang
Kalender April 2026. (Kemenag)

AKURAT.CO Kalender Jawa masih menjadi pedoman penting bagi masyarakat hingga sekarang. Nggak cuma untuk menentukan hari baik, tapi juga sering dipakai untuk merencanakan acara penting hingga membaca karakter seseorang lewat weton kelahirannya.

Nah, buat kamu yang penasaran, berikut kalender Jawa hari ini Jumat, 10 April 2026 lengkap dengan pasaran, weton, hingga wataknya menurut perhitungan tradisional Jawa.

Kalender Jawa Hari Ini, 10 April 2026

Berikut rincian lengkapnya:

Kalender Masehi: 10 April 2026

Kalender Jawa: 22 Sawal 1959

Kalender Hijriah: 21 Syawal 1447 H

Hari: Jumat

Pasaran: Pahing

Weton: Jumat Pahing

Baca Juga: Kalender Jawa 9 April 2026: Cek Weton, Wuku, dan Sifat Unikmu Hari Ini

Dalam penanggalan Jawa, kombinasi antara hari (Saptawara) dan pasaran (Pancawara) disebut weton. Weton ini dipercaya punya makna khusus yang berkaitan dengan karakter dan perjalanan hidup seseorang.

Watak Weton Jumat Pahing

Weton Jumat Pahing memiliki neptu 15, yang berasal dari:

Jumat = 6

Pahing = 9

Total neptu: 15

Lalu, seperti apa karakter orang dengan weton ini?

Secara umum, mereka dikenal sebagai pribadi yang menyenangkan dan punya cita-cita tinggi. Orang dengan weton Jumat Pahing biasanya mudah bergaul dan punya banyak teman.

Mereka juga dikelilingi oleh orang-orang yang mendukung dan ingin melihatnya sukses. Aura positifnya bikin orang lain nyaman berada di dekatnya.

Namun di balik itu, mereka punya sisi lain yang cukup kuat. Ketika menghadapi tekanan atau situasi buruk, sosok Jumat Pahing bisa berubah menjadi pribadi yang sangat gigih, bahkan terkesan tegas dan sulit ditebak.

Apa Itu Weton dan Pasaran Jawa?

Kalender Jawa terdiri dari dua siklus utama:

Saptawara (7 hari): Senin sampai Minggu

Pancawara (5 hari pasaran): Pahing, Pon, Wage, Kliwon, Legi

Perpaduan keduanya menghasilkan weton, yang sering dijadikan acuan dalam berbagai tradisi, seperti menentukan hari pernikahan, pindah rumah, atau acara adat lainnya.

Baca Juga: Kalender Jawa 8 April 2026: Watak Rabu Kliwon yang Lembut tapi Emosional

Menariknya, sistem kalender Jawa lebih mirip kalender Hijriah karena sama-sama berbasis peredaran bulan (lunar). Bedanya, pergantian hari dalam kalender Jawa dimulai sejak matahari terbenam (bakda magrib), bukan tengah malam.

Kalender Jawa bukan sekadar sistem penanggalan, tapi juga bagian dari kearifan lokal yang masih dipercaya hingga sekarang.

Mulai dari menentukan hari baik sampai membaca karakter seseorang, semuanya punya makna tersendiri.

Kalau kamu lahir di weton Jumat Pahing, apakah karakter di atas terasa relate dengan dirimu?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.