Apa Istilah Hewan yang Aktif di Waktu Senja? Pengertian, Contoh, dan Fakta Menariknya!

AKURAT.CO Pernahkah kamu mendengar pertanyaan apa istilah hewan yang aktif di waktu senja? Ternyata jenis hewan tersebut dikenal dengan sebutan krepuskular.
Fenomena hewan yang aktif di waktu senja ini tidak seperti hewan siang (diurnal) atau malam (nokturnal), karena mereka memilih waktu peralihan cahaya untuk beraktivitas.
Lalu, apa sebenarnya hewan krepuskular itu, dan mengapa mereka memilih waktu senja dan fajar? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Baca Juga: Naik 5,7 Persen, Commuter Line Jabodetabek Layani 86,8 Juta Pengguna di Kuartal I-2026
Apa Istilah Hewan yang Aktif di Waktu Senja?
Istilah untuk hewan yang aktif di waktu senja adalah krepuskular.
Artinya, hewan tersebut paling aktif saat fajar (subuh) dan senja (maghrib).
Hewan krepuskular adalah hewan yang paling aktif saat fajar dan senja. Sementara itu, pada siang hari mereka biasanya beristirahat, dan tidur di malam hari.
Jadi, kalau hewan lain aktif di siang (diurnal) atau malam (nokturnal), maka hewan krepuskular justru bangun di waktu peralihan antara terang dan gelap.
Apa Saja Contoh Hewan Krepuskular?
Baca Juga: Bagaimana Cara Menemukna Ketenangan Batin
Berikut beberapa contoh hewan krepuskular yang perlu kamu ketahui:
1. Rusa
Rusa diketahui sering keluar mencari makan saat pagi dan sore hari karena udaranya lebih sejuk dan aman dari predator.
2. Kelinci
Kelinci cukup aktif makan dan bergerak di waktu senja dan fajar, supaya tidak terlalu terlihat oleh musuh.
3. Kucing
Meskipun bisa aktif kapan saja, namun banyak jenis kucing yang lebih lincah saat pagi dan sore.
4. Nyamuk atau Ngengat
Jenis serangga ini lebih sering muncul saat cahaya mulai redup.
5. Rubah
Rubah berburu di waktu senja atau fajar karena lebih mudah menangkap mangsa.
Intinya, hewan-hewan ini memilih waktu setengah terang, tidak terlalu panas dan tidak terlalu gelap, supaya lebih nyaman dan aman saat beraktivitas.
Fakta Menarik Hewan Krepuskular
Berikut beberapa fakta menarik tentang hewan krepuskular:
1. Pintar Pilih Waktu yang Aman
Saat fajar dan senja, banyak predator besar belum sepenuhnya aktif atau justru sudah mulai beristirahat.
Di sisi lain, mangsa juga tidak selalu waspada. Jadi, waktu ini seperti “jam strategis” untuk bergerak tanpa terlalu banyak risiko.
2. Mereka Menghindari Suhu Ekstrem
Siang hari bisa terlalu panas, sedangkan malam kadang terlalu dingin. Dengan aktif di waktu peralihan, hewan krepuskular bisa beraktivitas dengan lebih nyaman tanpa harus mengeluarkan terlalu banyak energi untuk menyesuaikan suhu tubuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




