Akurat Logo

1 Muharram 2026 Kapan? Simak Tanggal, Keutamaan, dan Amalan yang Dianjurkan

Putri Chandra | 14 Juni 2026, 20:12 WIB
1 Muharram 2026 Kapan? Simak Tanggal, Keutamaan, dan Amalan yang Dianjurkan
Ilustrasi, Jadwal 1 Muharram 2026. (Freepik)

AKURAT.CO Banyak umat Muslim mulai mencari informasi mengenai 1 Muharram 2026 jatuh pada tanggal berapa.

Berdasarkan Kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag), 1 Muharram 1448 Hijriah diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Tanggal ini menandai dimulainya Tahun Baru Islam 1448 H sekaligus menjadi salah satu momen penting bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, melakukan refleksi diri, dan menyambut lembaran baru dengan semangat yang lebih baik.

Baca Juga: Diduga Terseret Aliran Suap Bea Cukai, Prabowo Diminta Copot Dirjen Djaka Budhi Utama


Jadwal 1 Muharram 2026

Berdasarkan Kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag), 1 Muharram 1448 Hijriah diperkirakan jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Tanggal ini menandai dimulainya Tahun Baru Islam 1448 H, yang menjadi momen penting bagi umat Muslim untuk menyambut pergantian tahun dalam kalender Hijriah.

Penetapan tanggal tersebut juga sesuai dengan perhitungan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang digunakan oleh Muhammadiyah.

Dengan demikian, baik kalender yang diterbitkan Kemenag maupun Muhammadiyah menunjukkan bahwa awal bulan Muharram 1448 H dimulai pada hari yang sama.

Baca Juga: Prabowo Butuh Kritik Konstruktif Sekaligus Ruang untuk Jalankan Agenda Strategis

Selain menjadi momentum keagamaan, 1 Muharram 1448 H juga ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia.

Pemerintah telah memasukkan Tahun Baru Islam ke dalam daftar hari libur nasional tahun 2026 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.

Karena itu, masyarakat dapat memanfaatkan momen tersebut untuk beribadah, berkumpul bersama keluarga, atau melakukan berbagai kegiatan positif dalam rangka menyambut tahun baru Islam.


Keutamaan Bulan Muharram dalam Islam

Bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan yang sangat dimuliakan dalam Islam. Keempat bulan tersebut dikenal dengan istilah Asyhurul Hurum, yaitu Muharram, Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab.

Dalam bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk lebih banyak melakukan kebaikan, memperbanyak ibadah, serta menghindari perbuatan yang dapat mendatangkan dosa.

Muharram memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan bulan lainnya. Selain menjadi bulan pertama dalam kalender Hijriah, Muharram juga disebut oleh Rasulullah SAW sebagai "Syahrullah" atau bulan Allah.

Sebutan ini menunjukkan bahwa Muharram memiliki kedudukan yang sangat istimewa dan penuh keberkahan.

Karena kemuliaannya tersebut, banyak ulama menganjurkan umat Muslim untuk memanfaatkan bulan Muharram sebagai momen memperbaiki diri.

Seperti memperbanyak amal saleh, seperti berpuasa sunnah, bersedekah, membaca Al-Qur'an, dan meningkatkan kualitas ibadah lainnya.

Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri dan memulai tahun baru Hijriah dengan niat serta semangat yang lebih baik dalam menjalani kehidupan.


Amalan yang Dianjurkan di Bulan Muharram

1. Memperbanyak Puasa Sunnah

Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan selama bulan Muharram adalah puasa sunnah. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa terbaik setelah puasa Ramadan adalah puasa yang dilakukan pada bulan Muharram.

2. Menjalankan Puasa Asyura

Puasa Asyura dilaksanakan setiap tanggal 10 Muharram. Puasa ini memiliki keutamaan yang besar karena dapat menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kecil yang telah dilakukan selama setahun sebelumnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.