Mengapa Gerhana Matahari Total di Makkah Istimewa? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Makkah dipastikan menjadi salah satu wilayah yang akan dilintasi gerhana matahari total pada 2 Agustus 2027. Fenomena ini menarik perhatian karena menghadirkan salah satu durasi gerhana terpanjang di abad ke-21.
Di Makkah, fase total diperkirakan berlangsung sekitar 5 menit 4 detik, dengan puncak gerhana pada pukul 13.26 waktu setempat.
Saat itu, Bulan menutupi seluruh piringan Matahari sehingga langit berubah gelap seperti senja dan korona Matahari dapat terlihat jelas.
Jalur totalitas gerhana akan melintasi Spanyol, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Arab Saudi, Yaman, hingga Somalia.
Sementara durasi terlama diprediksi terjadi di Luxor, Mesir, mencapai sekitar 6 menit 22 detik, menjadikannya salah satu gerhana total terlama yang dapat diamati dari daratan dalam lebih dari satu abad.
Karena keistimewaannya, fenomena ini diperkirakan menarik ribuan astronom, fotografer, dan wisatawan dari berbagai negara untuk menyaksikan langsung momen langka tersebut.
Perlu diketahui, gerhana matahari total baru akan terjadi pada 2 Agustus 2027.
Adapun fenomena yang berlangsung di Makkah pada 15–16 Juli 2026 adalah Rashdul Kiblat, yaitu saat Matahari berada tepat di atas Ka'bah untuk membantu penentuan arah kiblat, sehingga tidak berkaitan dengan gerhana matahari.
FAQ
1. Kapan gerhana matahari total di Makkah terjadi?
Gerhana matahari total akan terjadi pada 2 Agustus 2027.
2. Berapa lama gerhana total di Makkah berlangsung?
Fase totalitas diperkirakan berlangsung sekitar 5 menit 4 detik.
3. Mengapa gerhana ini dianggap istimewa?
Karena memiliki durasi totalitas yang panjang dan termasuk salah satu gerhana matahari total paling spektakuler pada abad ke-21.
Baca Juga: Fenomena Gerhana Matahari Cincin Terjadi 17 Februari 2026, Ini Jadwal dan Lokasinya
4. Apakah hanya Makkah yang mengalami gerhana total?
Tidak. Jalur totalitas juga melintasi Spanyol, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Yaman, Somalia, dan sejumlah wilayah lainnya.
5. Apakah fenomena Rashdul Kiblat sama dengan gerhana matahari?
Tidak. Rashdul Kiblat adalah peristiwa saat Matahari tepat berada di atas Ka'bah untuk membantu penentuan arah kiblat, sedangkan gerhana matahari total terjadi ketika Bulan menutupi seluruh piringan Matahari.
Kesimpulan
Gerhana matahari total pada 2 Agustus 2027 akan menjadi salah satu fenomena astronomi paling langka dan dinanti di dunia.
Baca Juga: Mengenal Gerhana Matahari Cincin: Penyebab, Proses, dan Bedanya dengan Gerhana Matahari Total
Makkah menjadi salah satu lokasi yang berada di jalur totalitas dengan durasi lebih dari lima menit, sementara titik terlama diperkirakan berada di Luxor, Mesir.
Meski ramai dibahas, masyarakat perlu memahami bahwa fenomena ini berbeda dengan Rashdul Kiblat yang terjadi pada Juli 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






