Kalender Jawa 20 Juli 2026: Watak Weton Senin Pon Dikenal Bertanggung Jawab, tetapi Sensitif

AKURAT.CO Kalender Jawa 20 Juli 2026 masih menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat untuk mengetahui weton, pasaran, hingga makna hari menurut tradisi Jawa. Selain digunakan sebagai penanggalan, kalender Jawa juga kerap dijadikan acuan dalam menentukan waktu pelaksanaan berbagai kegiatan penting, seperti pernikahan, pindah rumah, hingga acara adat.
Pada kalender Jawa hari ini, Senin 20 Juli 2026, terdapat informasi mengenai pasaran, tanggal Jawa, serta weton yang dipercaya memiliki karakter dan sifat tertentu menurut Primbon Jawa. Simak ulasan lengkap mengenai kalender Jawa 20 Juli 2026 beserta watak weton Senin Pon berikut ini.
Baca Juga: Donald Trump Linglung di Panggung Juara Piala Dunia 2026, Pemain Spanyol Bingung
Kalender Jawa merupakan sistem penanggalan yang memadukan siklus tujuh hari dalam sepekan dengan lima hari pasaran, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Penanggalan ini juga mengikuti sistem lunar atau peredaran bulan sehingga memiliki kemiripan dengan kalender Hijriah.
Dalam tradisi Jawa, pergantian hari tidak dimulai pada pukul 00.00, melainkan sejak matahari terbenam atau setelah waktu Magrib. Karena itu, perhitungan weton juga mengikuti ketentuan tersebut.
Kalender Jawa Senin 20 Juli 2026
Berikut rincian kalender Jawa untuk Senin, 20 Juli 2026.
Kalender Masehi: 20 Juli 2026
Hari: Senin
Pasaran: Pon
Weton: Senin Pon
Kalender Jawa: 4 Sapar 1960
Kalender Hijriah: 5 Safar 1448 Hijriah
Neptu Weton Senin Pon
Weton Senin Pon memiliki jumlah neptu 11. Nilai tersebut berasal dari penjumlahan neptu hari Senin yang bernilai 4 dan pasaran Pon yang memiliki nilai 7.
Dalam Primbon Jawa, neptu sering dijadikan dasar untuk menghitung kecocokan pasangan, menentukan hari baik, hingga berbagai pertimbangan dalam tradisi masyarakat Jawa.
Watak Weton Senin Pon Menurut Primbon Jawa
Orang yang lahir dengan weton Senin Pon dikenal memiliki karakter yang cukup unik karena memadukan sifat tegas dengan hati yang lembut.
Beberapa karakter yang sering dikaitkan dengan weton Senin Pon antara lain sebagai berikut.
Baca Juga: Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026, Akhiri Penantian Gelar Hampir Setahun
Mempunyai mental yang kuat dan terlihat tangguh ketika menghadapi berbagai persoalan.
Percaya diri dan senang menunjukkan pencapaian, baik dalam hal harta maupun kemampuan yang dimiliki.
Memiliki sifat yang sensitif sehingga mudah tersentuh oleh ucapan maupun perlakuan orang lain.
Ramah ketika bergaul serta mampu menjalin hubungan sosial dengan baik.
Menjunjung tinggi sopan santun dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan maupun keluarga.
Sifat tersebut membuat pemilik weton Senin Pon sering terlihat memiliki kepribadian yang bertolak belakang. Di satu sisi tampak kuat dan percaya diri, namun di sisi lain sangat peka terhadap lingkungan sekitarnya.
Perlu dipahami bahwa penafsiran watak weton merupakan bagian dari kepercayaan budaya dan tradisi Jawa yang diwariskan secara turun-temurun. Karakter seseorang tetap dipengaruhi oleh lingkungan, pendidikan, dan pengalaman hidup.
Kalender Jawa Juli 2026 Memasuki Bulan Sapar
Bulan Juli 2026 terdiri atas dua bulan dalam penanggalan Jawa, yakni Suro dan Sapar.
Suro menjadi bulan pertama dalam kalender Jawa yang bertepatan dengan Muharam pada kalender Hijriah. Bulan ini berlangsung hingga 16 Juli 2026.
Mulai 17 Juli 2026, kalender Jawa memasuki bulan Sapar yang bertepatan dengan Safar dalam kalender Hijriah. Dengan demikian, tanggal 20 Juli 2026 berada pada 4 Sapar 1960.
Perubahan bulan ini menjadi salah satu penanda penting dalam tradisi masyarakat Jawa karena setiap bulan memiliki makna dan nilai budaya tersendiri.
Baca Juga: Iran akan Lanjutkan Pembicaraan dengan AS untuk Menunjukkan Itikad Baik kepada Dunia
FAQ
Apakah weton Senin Pon cocok untuk menentukan hari pernikahan?
Dalam tradisi Primbon Jawa, kecocokan hari pernikahan biasanya dihitung berdasarkan gabungan neptu kedua calon mempelai, sehingga tidak hanya melihat weton Senin Pon saja.
Bagaimana cara menghitung neptu weton sendiri?
Neptu dihitung dengan menjumlahkan nilai hari lahir dan nilai pasaran Jawa. Setiap hari dan pasaran memiliki angka neptu yang berbeda dalam Primbon Jawa.
Mengapa kalender Jawa masih digunakan hingga sekarang?
Kalender Jawa masih digunakan karena menjadi bagian dari tradisi budaya, terutama untuk menentukan hari baik, pelaksanaan upacara adat, hingga perhitungan weton dalam kehidupan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







