Akurat Logo

Apa Itu Sekolah Rakyat? Ini Tujuan, Syarat, dan Cara Daftarnya

Putri Chandra | 20 Oktober 2026, 22:02 WIB
Apa Itu Sekolah Rakyat? Ini Tujuan, Syarat, dan Cara Daftarnya
Ilustrasi, Apa Itu Sekolah Rakyat - Google Play

AKURAT.CO Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis dari pemerintah yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program ini mengusung sistem pendidikan berbasis asrama untuk memperluas akses belajar, membentuk karakter, dan membantu memutus rantai kemiskinan.

Lantas, apa tujuan Sekolah Rakyat, siapa saja yang bisa mendaftar, dan berapa jumlah Sekolah Rakyat di Indonesia? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Baca Juga: Apa Itu Single Rope Technique? Teknik Tali yang Digunakan Aktivis Greenpeace di Bundaran HI


Apa Itu Sekolah Rakyat?

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan formal gratis yang diselenggarakan pemerintah untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program ini digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial (Kemensos), dengan tujuan memperluas akses pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Berbeda dengan sekolah pada umumnya, Sekolah Rakyat menerapkan sistem pendidikan berbasis asrama. Artinya, siswa tidak hanya mengikuti kegiatan belajar di kelas, tetapi juga tinggal di asrama dan mendapatkan pembinaan karakter serta keterampilan hidup.

Biaya penyelenggaraan Sekolah Rakyat ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah sesuai ketentuan program.

Baca Juga: Prancis Terbuka: Sektor Ganda Putri Kirim Dua Wakil ke 16 Besar, Tiwi/Fadia Menangi Perang Saudara


Tujuan Sekolah Rakyat

Program Sekolah Rakyat memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:

  1. Memperluas akses pendidikan: memberikan kesempatan belajar kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu yang menghadapi keterbatasan ekonomi.

  2. Memutus rantai kemiskinan: membantu siswa memperoleh pendidikan dan keterampilan agar memiliki peluang kehidupan yang lebih baik.

  3. Membentuk karakter: membangun kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, dan sikap positif.

  4. Meningkatkan keterampilan hidup: membekali siswa dengan kemampuan yang dapat mendukung pendidikan lanjutan maupun kehidupan mereka di masa depan.


Siapa yang Bisa Bersekolah di Sekolah Rakyat?

Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Penentuan sasaran program mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi keluarga, termasuk data dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Pada tahap awal, program ini memprioritaskan keluarga yang berada pada kelompok desil 1 dan 2, yakni kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah dalam pengelompokan tersebut.

Ketentuan penerimaan perlu diperiksa kembali sesuai aturan dan pembukaan penerimaan di masing-masing sekolah.


Jumlah Sekolah Rakyat di Indonesia

Berdasarkan informasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 29 April 2026, Sekolah Rakyat telah menjangkau hampir 15.000 siswa di 166 lokasi yang tersebar di 36 provinsi.

Pemerintah juga menyiapkan perluasan program melalui penambahan lokasi baru. Jumlah tersebut merupakan data per April 2026, sehingga dapat berubah seiring perkembangan pelaksanaan program.


Cara Daftar Sekolah Rakyat

  1. Hubungi Dinas Sosial setempat. Tanyakan apakah ada Sekolah Rakyat yang menerima calon siswa di kabupaten atau kota tempat tinggal.

  2. Periksa data sosial ekonomi keluarga. Penerimaan menyasar anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang tercatat dalam DTSEN. Kelompok desil 1 dan 2 menjadi prioritas dalam pelaksanaan awal program.

  3. Sampaikan minat untuk mengikuti program. Orang tua dapat berkonsultasi dengan Dinas Sosial, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), atau pihak Sekolah Rakyat setempat mengenai mekanisme penjangkauan calon siswa.

  4. Siapkan dokumen yang diminta. Tanyakan dokumen administrasi kepada petugas setempat. Persyaratan dapat mencakup identitas anak dan orang tua, dokumen keluarga, serta dokumen pendukung kondisi ekonomi sesuai ketentuan yang berlaku.

  5. Ikuti proses verifikasi dan seleksi. Petugas dapat memeriksa data keluarga dan kondisi di lapangan. Tahapan lanjutan mengikuti prosedur penerimaan resmi yang berlaku.


FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan Sekolah Rakyat?

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan formal gratis yang diselenggarakan pemerintah untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem dengan sistem pembelajaran berbasis asrama.

2. Apakah Sekolah Rakyat gratis?

Ya, biaya penyelenggaraan Sekolah Rakyat ditanggung pemerintah sesuai ketentuan program. Siswa juga mendapatkan layanan pendidikan dan pembinaan melalui sistem asrama.

3. Siapa yang bisa mendaftar Sekolah Rakyat?

Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Penentuan calon siswa mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi keluarga, termasuk data DTSEN, serta persyaratan penerimaan yang berlaku.

4. Apa itu desil 1 dan 2 dalam DTSEN?

Desil 1 dan 2 merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah dalam pengelompokan sosial ekonomi. Kelompok ini menjadi prioritas sasaran pada tahap awal program Sekolah Rakyat.

5. Apa tujuan utama Sekolah Rakyat?

Tujuan utamanya adalah memperluas akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membentuk karakter siswa, dan membantu memutus rantai kemiskinan antargenerasi.


Kesimpulan

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan formal gratis berbasis asrama yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Program ini bertujuan memperluas kesempatan belajar, membentuk karakter, serta meningkatkan keterampilan siswa agar memiliki peluang masa depan yang lebih baik.

Dengan sasaran utama keluarga berpenghasilan rendah dan prioritas awal pada kelompok desil 1 dan 2 dalam DTSEN, Sekolah Rakyat diharapkan dapat membantu mengurangi kesenjangan pendidikan dan memutus rantai kemiskinan di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.