RI Punya Potensi Jadi Pusat Industri Home Dekor Dunia
Demi Ermansyah | 14 September 2024, 19:21 WIB

AKURAT.CO Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki meyakini Indonesia akan mampu menjadi yang utama sebagai industri dan produsen furnitur di tingkat global mengingat banyak potensi besar pada produk lokal di tanah air.
"Saya optimistis jika Indonesia bisa menjadi pusat home dekor dunia, berdasarkan data jika produk furniture dan kerajinan terakhir berhasil ekspor dengan nilai mencapai USD3,5 miliar serta berhasil menyerap 143 ribu tenaga kerja pada 1.114 perusahaan," kata Teten dalam pembukaan pameran furnitur dan kerajinan IFFINA Indonesia Mebel & Design Expo pada 14-17 September 2024 di Tangerang, Sabtu (14/9/2024).
Menurut dia, dengan visi Indonesia menjadi kiblat ekonomi dunia menjadikan semangat besar dalam memperluas akses pasar industri furnitur dan mebel ke kancah global.
Menurut dia, dengan visi Indonesia menjadi kiblat ekonomi dunia menjadikan semangat besar dalam memperluas akses pasar industri furnitur dan mebel ke kancah global.
Baca Juga: Asosiasi Mebel dan Kerajinan Sebut Aturan Baru Impor Tak Lindungi Industri Dalam Negeri
Kendati demikian, Kementerian Koperasi dan UKM akan terus berupaya meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM lokal pada sektor permebelan tersebut. "Kita mendirikan rumah produksi bersama, dan ini adalah langkah untuk mendorong moda agregasi sekaligus menjaga kualitas produksi agar sesuai dengan standar dunia," katanya.
Ia mengungkapkan, langkah strategis peningkatan kapasitas industri furnitur ini juga diperlukan adanya sinergitas atau kolaborasi bersama antara para pelaku usaha dan pemerintah dalam memperkuat daya saing di kancah dunia.
"Sinergi antara pelaku UMKM dan agregator melalui program yang bertujuan menciptakan produk-produk yang dapat bersaing dan diterima di pasar global," ungkapnya.
Teten pun meyakini, dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah saat ini dapat menaikkan kelas UMKM khususnya pada sektor industri furnitur dengan bahan baku melimpah dan beraneka ragam dan bisa mencapai tujuan tersebut. "Saya berharap melalui kegiatan IFFINA ini bisa memperluas pasar domestik industri furnitur dan bisa memperkenalkan produk lokal ke kancah internasional," kata dia.
Kendati demikian, Kementerian Koperasi dan UKM akan terus berupaya meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM lokal pada sektor permebelan tersebut. "Kita mendirikan rumah produksi bersama, dan ini adalah langkah untuk mendorong moda agregasi sekaligus menjaga kualitas produksi agar sesuai dengan standar dunia," katanya.
Ia mengungkapkan, langkah strategis peningkatan kapasitas industri furnitur ini juga diperlukan adanya sinergitas atau kolaborasi bersama antara para pelaku usaha dan pemerintah dalam memperkuat daya saing di kancah dunia.
"Sinergi antara pelaku UMKM dan agregator melalui program yang bertujuan menciptakan produk-produk yang dapat bersaing dan diterima di pasar global," ungkapnya.
Teten pun meyakini, dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah saat ini dapat menaikkan kelas UMKM khususnya pada sektor industri furnitur dengan bahan baku melimpah dan beraneka ragam dan bisa mencapai tujuan tersebut. "Saya berharap melalui kegiatan IFFINA ini bisa memperluas pasar domestik industri furnitur dan bisa memperkenalkan produk lokal ke kancah internasional," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








