Menteri Maman Tegaskan PPN 12 Persen Tak Pengaruhi Masyarakat Menengah ke Bawah
Demi Ermansyah | 21 Desember 2024, 21:32 WIB

AKURAT.CO Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan bahwa kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% pada Januari 2025 tidak akan memengaruhi masyarakat kelas menengah ke bawah.
Menurutnya, kebijakan ini hanya berlaku untuk barang-barang mewah dan premium.
"Yang dinaikkan pajaknya dari 11 ke 12 persen adalah barang sembako premium dan bahan makanan kelas atas," ujar Maman dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (21/12/2024).
Kebijakan ini, lanjut Maman, merupakan amanat undang-undang yang telah disepakati bersama antara pemerintah dan DPR saat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, lanjut Maman, kenaikan dilakukan secara bertahap, dari 10% menjadi 11%, dan akhirnya mencapai 12% pada awal 2025.
“Ini sudah sesuai jadwal yang ditetapkan. Jadi, masyarakat menengah ke bawah tidak perlu khawatir karena dampaknya tidak akan terasa pada barang-barang kebutuhan sehari-hari,” tegasnya.
Langkah ini diambil pemerintah sebagai bagian dari strategi untuk mengoptimalkan penerimaan negara tanpa membebani masyarakat luas.
Dengan fokus pada barang-barang mewah dan premium, tambahnya, kenaikan ini diharapkan tidak menambah tekanan ekonomi pada kelompok berpenghasilan rendah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








