UMKM Surabaya Ekspor 8.872 Sepatu ke Kuwait, Nilai Tembus Rp618 Juta

AKURAT.CO Menteri Perdagangan, Budi Santoso resmi melepas ekspor perdana sebanyak 8.872 pasang alas kaki buatan CV Rumah Jeddiah ke Kuwait, Selasa (3/6/2025), di Surabaya, Jawa Timur. Produk UMKM asal Surabaya ini menembus pasar Timur Tengah dengan nilai ekspor sebesar USD38 ribu atau sekitar Rp618 juta.
CV Rumah Jeddiah merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang telah berorientasi ekspor. Perusahaan ini sebelumnya telah mengekspor 5.000 pasang sepatu ke Libya pada Desember 2024 dengan nilai hampir USD22 ribu. Ekspor ke Kuwait menjadi tonggak baru bagi perluasan pasar global perusahaan tersebut.
Menteri Budi Santoso yang akrab disapa Mendag Busan menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan UMKM alas kaki itu dalam menembus pasar internasional. Ia menilai keberhasilan CV Rumah Jeddiah bisa menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lain untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.
Baca Juga: Kemendag Sebut Refund Tiket Konser Day6 Baru 47 Persen
“Ekspor alas kaki ke Kuwait menunjukkan bahwa produk Indonesia mampu bersaing secara global, bahkan di kawasan yang belum banyak dijangkau eksportir nasional,” ujar Mendag Busan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (4/6/2025).
Lebih dari sekadar bisnis, CV Rumah Jeddiah juga memiliki pendekatan pemberdayaan. Melalui kemitraan dengan lebih dari 60 UMKM lokal dari Mojokerto, Sidoarjo, dan Surabaya, perusahaan ini melibatkan lebih dari 800 perajin dalam proses produksinya.
Mendag Busan menyebut inisiatif ini sebagai bentuk kontribusi nyata UMKM terhadap penguatan ekonomi lokal.
“CV Rumah Jeddiah tidak hanya sukses dalam ekspor, tapi juga berhasil menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Baca Juga: Kemendag Dorong UMKM Perempuan Go Global Lewat Digitalisasi dan Akses Ekspor
Direktur CV Rumah Jeddiah, Daniel Oktavianus, mengungkapkan bahwa keberhasilan ekspor ini tidak lepas dari peran Kementerian Perdagangan, khususnya perwakilan dagang (perwadag) di luar negeri. Dukungan fasilitasi business matching dan pembukaan akses pasar sangat membantu menjalin kerja sama dengan pembeli internasional.
Ekspor ke Kuwait dinilai strategis mengingat posisi negara tersebut sebagai mitra dagang penting Indonesia di kawasan Timur Tengah. Pada tahun 2024, Kuwait menempati peringkat ke-7 dalam daftar mitra dagang Indonesia untuk produk alas kaki di kawasan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








