Akurat
Pemprov Sumsel

Pemerintah Kucurkan Rp200 Triliun ke Perbankan, Menko Zulhas: Bisa Digunakan Untuk 16.000 KDMP

Hefriday | 15 September 2025, 15:18 WIB
Pemerintah Kucurkan Rp200 Triliun ke Perbankan, Menko Zulhas: Bisa Digunakan Untuk 16.000 KDMP

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyalurkan dana sebesar Rp200 triliun ke sejumlah bank Himbara.

Sebagian dari dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat permodalan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang siap beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan mengatakan, dana tersebut menjadi peluang besar bagi 16.000 Kopdes Merah Putih yang sudah siap menjalankan usaha.

“Sebagian dana bisa digunakan untuk 16.000 kopdes yang sudah siap. Modalnya sudah ada, tinggal disiapkan dengan baik,” ujar Zulhas saat menghadiri Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Etapi II Kopdes di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (15/9/2025).

Zulhas menegaskan, kehadiran dana ini memberikan kepastian bagi koperasi desa yang sebelumnya menunggu cukup lama terkait kepastian pendanaan. Ia meminta para pengurus Kopdes untuk segera menyusun proposal sederhana dan berkoordinasi dengan bank penyalur agar pencairan modal bisa segera dilakukan.

kdmpBaca Juga: KKP Dukung Pengembangan UMKM Perikanan dan KDMP Lewat Literasi Keuangan

“Teman-teman kopdes yang jumlahnya 80 ribu selama ini menanti, sekarang dana sudah tersedia. Tinggal dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan usaha di desa masing-masing,” tegas Zulhas.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menjelaskan, setiap Kopdes Merah Putih berhak mendapatkan plafon pinjaman hingga Rp3 miliar. Hingga kini, sekitar 1.064 koperasi desa dinyatakan telah memenuhi syarat administrasi dan kelembagaan sehingga dapat segera mencairkan dana.

“Untuk sekitar 1.000 kopdes, total dana yang bisa dicairkan mencapai Rp1 triliun. Proses ini akan terus berjalan sembari menunggu peraturan teknis baru dalam bentuk PMK. Sementara itu, 16.000 kopdes yang sudah siap bisa memanfaatkan dana ini lebih cepat,” ungkap Ferry.

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan pencairan dana pemerintah senilai Rp200 triliun kepada lima bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Dana tersebut disalurkan pada Jumat (12/9/2025) sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pembiayaan produktif.

Adapun kelima bank penerima dana adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang masing-masing menerima Rp55 triliun. Sementara PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mendapat Rp25 triliun dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk memperoleh Rp10 triliun.

Purbaya menjelaskan, besaran dana yang diterima masing-masing bank menyesuaikan dengan skala usaha dan kapasitas penyaluran kredit. Dana yang diberikan ke Bank Syariah Indonesia lebih kecil dibandingkan bank lain, mengingat ukuran asetnya yang relatif lebih kecil.

Dengan adanya penyaluran dana tersebut, pemerintah berharap koperasi desa dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Kopdes Merah Putih yang tersebar di berbagai daerah diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan aktivitas usaha kecil, serta membuka lapangan kerja baru di tingkat lokal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa