Legislator: Sinergi Pemerintah dan Perbankan Dongkrak KUR ke Sektor Produktif

AKURAT.CO Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025 mencatatkan tonggak baru dalam pembiayaan sektor riil nasional.
Untuk pertama kalinya, lebih dari 60% dana KUR mengalir ke sektor produktif, mencerminkan pergeseran strategis kebijakan pembiayaan negara menuju penguatan fondasi ekonomi berbasis produktivitas.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga menilai capaian ini tak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah dan lembaga perbankan, terutama Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang menyalurkan hingga 70% dari total dana KUR.
Baca Juga: Tabel Pinjaman KUR BRI 2025 hingga Rp100 Juta, Cek Syarat Lengkapnya Sekarang!
“Penyaluran KUR tahun ini bukan hanya berhasil secara kuantitatif, tetapi juga secara kualitas. Lebih dari 60 persen dana mengalir ke sektor pengolahan, pertanian, dan perikanan. Ini sejarah baru yang harus diapresiasi,” kata Lamhot di Jakarta, Senin (6/10/2025).
Dari total alokasi KUR sebesar Rp300 triliun, hingga akhir triwulan III telah tersalurkan Rp203,5 triliun kepada 3,45 juta debitur, atau 67,6% dari target tahunan. Dari jumlah tersebut, Rp123,1 triliun disalurkan ke sektor produktif meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya 54%.
Lamhot menegaskan, tingginya serapan ke sektor produktif berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas ekspor, dan penguatan daya saing UMKM nasional.
Selain menjadi bukti keberhasilan sinergi lintas lembaga, capaian ini juga sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan UMKM produktif sebagai motor transformasi ekonomi nasional.
Baca Juga: Pinjaman KUR BRI 2025 Bisa Online, Modal Usaha Mulai Rp 1 Juta Sampai Rp 100 Juta
Data Kementerian UMKM menunjukkan, KUR mikro masih mendominasi penyaluran dengan Rp138,22 triliun kepada 3,15 juta debitur, sementara KUR kecil mencapai Rp64,9 triliun kepada sekitar 264 ribu debitur.
Saat ini, UMKM menyumbang sekitar 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap lebih dari 97% tenaga kerja. Menurut Lamhot, capaian penyaluran KUR 2025 akan memperkuat kontribusi tersebut dan membawa UMKM ke level yang lebih kompetitif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







