Soleh Solihun Protes Dikejar Petugas Pajak Soal AdSense Youtube, Padahal Tidak Ada Pemasukan

AKURAT.CO Soleh Solihun, seorang komika dan YouTuber, baru-baru ini menghebohkan publik dengan pengakuannya bahwa ia sedang dikejar oleh petugas pajak terkait pendapatannya dari AdSense di YouTube.
Soleh Solihun adalah seorang komika dan YouTuber yang memiliki lebih dari 10 juta subscriber di YouTube.
Seperti kebanyakan YouTuber lainnya, Soleh Solihun juga menghasilkan uang dari iklan yang ditayangkan di video-videonya melalui program AdSense dari Google.
Namun, baru-baru ini Soleh Solihun mengalami masalah dengan akun AdSense-nya yang kena suspend sehingga tak ada pemasukan.
Baca Juga: Diduga Korupsi Pajak, Mantan Pegawai Laporkan PT UBL Ke Kejati Jabar
Meskipun tak ada pemasukan dari AdSense, Soleh Solihun mengaku bahwa ia tetap dikejar oleh petugas pajak terkait pendapatannya dari AdSense di YouTube.
Ia sudah beberapa kali memberikan bukti ke petugas pajak bahwa dirinya tidak mendapatkan penghasilan dari YouTube, namun petugas pajak tetap tidak percaya dan terus mengejar komika ini.
Soleh Solihun akhirnya mengeluarkan protesnya terkait perlakuan petugas pajak yang dianggapnya tidak adil.
Ia mengunggah video di akun Instagram-nya yang menunjukkan surat dari petugas pajak yang meminta keterangan terkait pendapatan dari AdSense di YouTube.
Dirinya juga mengungkapkan bahwa ia sudah memberikan bukti tidak mendapatkan penghasilan dari YouTube, namun petugas pajak tetap tidak percaya.
Baca Juga: Pelaku Pungli ke Komika Soleh Solihun Dipecat
Cerita Soleh Solihun mendapat respons dari Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo. Atas keluhan yang disampaikan, ia menyampaikan permintaan maaf. "Bang @solehsolihun mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi????," tulis Yustinus melalui akun resmi X-nya.
Lebih lanjut Yustinus mengatakan, keluhan yang disampaikan oleh Soleh Solihun telah dikoordinasikan dengan Ditjen Pajak, dan informasi tersebut tengah didalami.
"Respon dan informasi yang diberikan tentu sangat berharga dan akan dijadikan salah satu bahan tindak lanjut," ujarnya.
Ditjen Pajak melalui Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terkait pun telah mengundang Soleh Solihun untuk dimintakan keterangan lebih lanjut atas informasi yang disampaikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








