Apa Itu Julid Fisabilillah? Viral Di Media Sosial Tanda Netizen Indonesia Siap Serbu Akun Tentara Israel

AKURAT.CO Beberapa hari ini, kata Julid Fisabilillah menjadi topik perbincangan netizen yang dianggap sebagai dukungan kepada Palestina dengan menyerbu akun tentara Israel melalui sosial media.
Sebagai netizen Indonesia yang kompak, mereka menyuarakan dukungan Julid Fisabilillah kepada Palestina, sehingga membuat komentar-komentar pedas pada deretan akun media sosial tentara Israel.
Meskipun terdengar tidak masuk akan, namun ternyata gerakan Julid Fisabilillah membuahkan hasil karena beberapa tentara Israel merespons komentar masyarakat Indonesia dan mulai merasa terganggu.
Baca Juga: Viral Karyawan Tilap Uang Toko Rp1,3 M, Simak Tips Kelola Keuangan Bisnis Dengan Aman
Mengutip berbagai sumber, Kamis (23/11/2023), berikut ini penjelasan lengkap arti dari sebutan Julid Fisabilillah yang sedang disuarakan oleh netizen Indonesia.
Apa Itu Julid Fisabilillah?
Sebenarnya, istilah Julid Fisabilillah berasal dari Jihad Fi Sabilillah, yang sering ditafsirkan sebagai berperang di jalan Allah.
Meskipun demikian, Jihad Fi Sabilillah memiliki makna yang sangat luas dan mencakup berbagai jenis tindakan yang dianggap baik.
Berdasarkan konteks diskusi kita saat ini, Julid Fisabilillah adalah tindakan netizen Indonesia yang ramai-ramai menyerbu akun Instagram polisi atau tentara Israel (IDF) dengan mengirimkan banyak komentar yang tidak menyenangkan.
Bahkan sejumlah orang sudah menyebar nama akun media sosial tentara Israel sebagai tujuan untuk mengganggu kehidupan mereka karena sudah membantai Palestina.
Sejumlah ulama, termasuk Anshari Taslim, ternyata juga membenarkan tindakan netizen Indonesia kali ini.
Ia mengatakan bahwa menyerang akun tentara Israel yang telah membunuh banyak warga Gaza merupakan tindakan yang tepat dan termasuk dalam Jihad bil lisan.
Bahkan, Anshari Taslim juga berpendapat untuk netizen Indonesia ketika berkomentar di akun-akun Israel sebaiknya diniatkan dengan jihad.
Dengan begitu, umat muslim di akhirat akan dikumpulkan dan mendapat pahala seperti Abu Ubaidah, yaitu Petinggi Hamas yang memperjuangkan kebebasan Palestina dari Zionis.
Usaha netizen Indonesia tersebut memang berhasil, karena sejumlah akun sudah ada yang mengungkapkan kekesalannya dengan masyarakat Indonesia hingga ada yang tutup akun.
Akun X yang sejak awal mendukung Palestina, @greschinov, membagikan 50 akun tentara IDF agar netizen bisa segera menyerbu akun-akun tersebut.
Hasilnya, dari akun-akun tersebut telah mengunci akunnya dan beberapa di antaranya juga sudah terkena mental akibat komentar netizen Indonesia.
Seperti yang terjadi pada akun @edensissonn, tekah dikunci setelah mendapat banyak komentar negatif dari netizen Indonesia.
Selain itu, akun-akun seperti @sharon_ifergan dan @mitchal_matzov juga dikunci setelah diserbu di kolom komentar oleh netizen Indonesia.
Akun @mitchal_matzov sempat menulis Instagram Story yang mengungkapkan kekesalannya terhadap komentar negatif netizen Indonesia dan dia mengklaim mulai merasa stres akibat komentar yang tak kunjung habis.
Dengan kecanggihan teknologi saat ini, memang memudahkan masyarakat untuk membantu banyak orang yang mengalami kesulitan agar menjadi satu suara untuk satu tujuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






